Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul

Yasinta Rahmawati

Selasa, 08 September 2026 | 16:35 WIB
Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul
Sidang Kasus Daycare Little Aresha, JPU hadirkan saksi kunci DN (Suara.com/Shevinna)
baca 10 detik
  • Mantan pengasuh berinisial DN mengungkap penganiayaan anak di Daycare Little Aresha dalam sidang PN Yogyakarta, Senin (7/9/2026).
  • Para pengasuh terbukti melakukan tindak kekerasan fisik, membedong balita seharian, serta mencampur sisa makanan anak untuk menu makan siang.
  • Terdakwa Dyah Kusumastuti juga memerintahkan pemalsuan laporan harian demi menutupi fakta sebenarnya dari para orang tua murid.

Suara.com - Fakta mengerikan kembali terungkap dalam sidang kasus dugaan penganiayaan anak di Daycare Little Aresha pada Senin, 7 September 2026 di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Saksi kunci berinisial DN membeberkan rentetan praktik tak manusiawi yang terjadi di dalam Daycare Little Aresha tersebut.

Ada terdakwa yang tega memukul anak saat kondisinya sedang sakit atau susah makan.

DN, yang merupakan mantan pengasuh di sana, tak kuasa menahan air matanya ketika membongkar perlakuan keji para pengasuh, kepala sekolah hingga ketua yayasan bagi balita yang selama ini ditutupi oleh pengelola daycare.

Para terdakwa kasus kekerasan Little Aresha dalam sidang di PN Yogyakarta, Rabu (26/8/2026).[Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Para terdakwa kasus kekerasan Little Aresha dalam sidang di PN Yogyakarta, Rabu (26/8/2026).[Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Anak Dibedong Seharian dan Dipukul saat Sakit

Tak hanya soal anak dibedong seharian sejak datang dan dijemput orangtua, DN mengungkapkan anak-anak juga masih dalam kondisi diikat ketika makan.

"Anak dibedong sejak datang sampai dijemput orang tua. Saat makan juga tetap posisi dibedong di atas playmat. Kalau ada yang muntah, hanya dilap saja," ungkap DN di hadapan majelis hakim.

Tak berhenti di situ, DN menyebut ada terdakwa yang tega memukul anak saat kondisinya sedang sakit atau susah makan.

"Ada terdakwa yang memukul anak ketika sakit dan enggak mau makan. Anak yang menangis terus ketika ditali juga pernah ada yang dipukul bagian dadanya," jelasnya miris.

baca juga

Tidak Ada Fasilitas Makan Sesuai Janji Manis Little Aresha

Sisi gelap lain yang terungkap adalah soal makan siang anak yang dijanjikan oleh pengelola Daycare Little Aresha bahwa itu salah satu faslitasnya.

DN mengatakan Little Aresha justu tidak pernah menyediakan makanan atau camilan.

Berdasarkan pengakuannya di hadapan hakim, Little Aresha biasa menyajikan makan siang untuk kelas Baby Besar jika ada nasi sisa atau mengumpulkan dari bekal-bekal orangtua.

Sisa nasi dan lauk dari bekal yang dibawa masing-masing anak dikumpulkan dan dicampur menjadi satu.

Sisa-sisa makanan itu kemudian diolah kembali menjadi bubur untuk diberikan sebagai menu makan siang anak-anak lain di kelas 'Baby Besar'.

Laporan Palsu

Demi menjaga citra di depan orang tua, terdakwa Dyah Kusumastuti diduga memerintahkan manipulasi daily report (laporan harian).

"Apabila kenyataannya anak minum susu 2 kali, dalam laporan diubah menjadi 3 kali oleh Dyah agar terlihat lebih baik di mata wali murid," kata DN.

Kebohongan juga terjadi pada penerapan protokol kesehatan. Masker hanya digunakan pengasuh saat proses serah terima anak dengan orang tua.

Begitu orang tua pergi, masker dilepas. Janji adanya pemeriksaan dokter rutin pun disebut DN sebagai isapan jempol belaka.

Tertekan Selama di Little Aresha dan Ancaman Pinalti

DN mengaku hanya bertahan selama dua bulan bekerja di Little Aresha. Selama itu, ia mengaku batinnya sangat tertekan.

"Saya berniat mencari rezeki tapi saya tidak kuat melihat anak-anak tidur di lantai, nangis dibiarkan, makan seadanya. Seiring berjalan waktu saya tertekan mendapatkan uang tapi dari menyiksa anak," tuturnya.

Ia terpaksa bertahan karena ancaman denda pinalti yang besar jika mengundurkan diri sebelum kontrak habis.

Diketahui, Dyah Kusumastuti menerapkan pinalti sebesar Rp3 juta ditambah dua kali gaji tertinggi bagi karyawan yang resign mendadak.

Dengan gaji hanya Rp1,7 juta per bulan, DN mengaku tak punya uang jika harus membayar denda tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Beri Sinyal Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Tunaikan Janji Prabowo, Pemilu Masih Jauh

AHY Beri Sinyal Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Tunaikan Janji Prabowo, Pemilu Masih Jauh

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:54 WIB

Ning Jazil Istri Gus Kautsar Bongkar Modus Penulis Buku Islam ala Prabowo, Geram Nama Suami Dicatut

Ning Jazil Istri Gus Kautsar Bongkar Modus Penulis Buku Islam ala Prabowo, Geram Nama Suami Dicatut

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 13:35 WIB

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB

Terkini

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

×