Mengenal Barik, Upaya Olah Limbah Daun Nanas Kelud Menjadi Tekstil Berkelanjutan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 15 September 2026 | 12:05 WIB
Mengenal Barik, Upaya Olah Limbah Daun Nanas Kelud Menjadi Tekstil Berkelanjutan
Inty Nahari, dosen Program Magister Industri Kreatif Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sumber: unesa.ac.id

Suara.com - Daun nanas yang selama ini hanya berakhir sebagai limbah pascapanen kini menemukan jalan baru untuk dimanfaatkan. Dosen Program Magister Industri Kreatif Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa),Inty Nahari, mengolah serat daun nanas Kelud menjadi material terkstil berbasis serat alam bernama Barik. 

Riset tersebut lahir dari keresahan atas tumpukan limbah daun nanas di sentra-sentra pertanian yang jarang dilirik sebagai bahan baku bernilai tambah.

Bagi Inty, hasil olahannya bukan sekadar karya seni, melainkan pembuktian bahwa material lokal Indonesia bisa menjawab isu global seperti keberlanjutan lingkungan, pengelolaan limbah pertanian, dan pelestarian pengetahuan tradisional.

Karya Barik mendapat panggung di pameran seni internasional "Becoming: Prakriti–Pustaka–Padma" yang digelar di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Bali. Karya itu terpilih di antara 79 karya dari 50 seniman dan praktisi asal delapan negara.

Ia sengaja tidak menyeragamkan tekstur, warna, dan ketebalan serat sebagaimana lazimnya material tekstil industri. Ketidakseragaman itu justru dipertahankan dan dipadukan dengan teknik tenun kluwung, sehingga menghasilkan permukaan tekstil dengan karakter unik yang sulit ditiru secara identik.

"Ketidakteraturan itu tidak saya pandang sebagai kekurangan, tetapi sebagai rekaman alami dari lingkungan," ujar Inty, dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Semarang. 

Penelitian ini berjalan bertahap sejak 2023, ketika Inty mulai mengeksplorasi daun nanas madu Kelud sebagai bahan serat untuk tenun alat tenun bukan mesin (ATBM), terinspirasi relief Candi Palah Penataran. Eksplorasi kemudian meluas ke berbagai serat alam lain di kawasan lereng Gunung Kelud untuk memahami karakter material dan peluang pengembangannya.

Menurut Inty, justru karena berasal dari lingkungan yang sangat lokal, serat daun nanas mampu berbicara tentang persoalan yang jadi perhatian dunia mulai dari keberlanjutan, limbah pertanian, hubungan manusia dengan alam, hingga pentingnya menghargai kembali pengetahuan tradisional.

Ia memandang hasil risetnya membuka peluang yang lebih luas ketimbang sekadar karya pameran. Serat daun nanas berpotensi dikembangkan menjadi beragam produk, mulai dari fesyen, aksesori, elemen interior, panel dekoratif, hingga produk kriya.

baca juga

Potensi tersebut juga membuka ruang kolaborasi lintas pihak yakni, petani nanas, perajin tenun, desainer, peneliti, industri, hingga pemerintah daerah agar limbah pertanian bisa memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian lokal.

Ke depan, Inty berencana memperluas jejaring riset seputar serat alam Indonesia sekaligus membangun pusat dokumentasi dan laboratorium untuk mengkaji karakter material, teknik pengolahan, serta peluang hilirisasinya secara lebih sistematis.

Riset ini selaras dengan sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk soal pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, industri dan inovasi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta kemitraan untuk mencapai tujuan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Kulit Jagung Dikembangkan Jadi Bioplastik, Bisakah Jadi Alternatif untuk Kurangi Sampah Plastik?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 20:35 WIB

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:41 WIB

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

×