-
Lantai keramik licin tingkatkan risiko terpeleset di rumah.
-
Lantai keramik bisa dibersihkan dengan bahan-bahan di rumah
-
Memasang keset anti-slip juga dapat dilakukan agar lebih aman.
Suara.com - Keramik lantai yang licin dapat meningkatkan risiko terpeleset, terutama ketika permukaannya basah atau terkena minyak.
Kondisi ini sering ditemukan di dapur, kamar mandi, teras, maupun area dekat pintu. Untuk mengatasinya, dapat dilakukan dengan pembersihan rutin dan pengeringan yang tepat.
Ada beberapa cara sederhana untuk membuat permukaan lantai keramik lebih bersih, kesat dan aman dilewati.
Simak 7 tips berikut ini yang bisa dicoba untuk mengatasi lantai keramik yang licin di rumah.
1. Gunakan Tepung untuk Menyerap Minyak
Jika lantai dapur terkena tumpahan minyak, taburkan sedikit tepung terigu atau maizena pada area tersebut.

Diamkan beberapa menit agar minyak terserap, kemudian kumpulkan tepung dan bersihkan lantai dengan sabun sebelum dibilas hingga tidak meninggalkan residu.
2. Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring
Sabun cuci piring dapat membantu mengangkat minyak dan lemak yang membuat permukaan keramik terasa licin.
Campurkan sedikit sabun dengan air hangat, lalu gosok menggunakan spons atau sikat. Setelah itu, bilas hingga bersih agar tidak ada sisa sabun.
3. Bersihkan Residu dengan Larutan Cuka
Cuka yang diencerkan dengan air dapat digunakan untuk membantu membersihkan beberapa jenis kotoran dan residu pada keramik.
Namun, hindari penggunaannya pada batu alam atau permukaan yang sensitif terhadap asam. Selalu bilas lantai setelah dibersihkan.
4. Pertimbangkan Produk Anti-Slip
Untuk lantai yang tetap licin setelah dibersihkan, pertimbangkan produk pembersih atau pelapis anti-slip yang memang dirancang untuk permukaan keramik.
![Ilustrasi alat pel, membersihkan lantai. [Pexels/Boom Photography]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/16/15880-ilustrasi-alat-pel-membersihkan-lantai.jpg)
Ikuti petunjuk penggunaan dan pastikan produk sesuai dengan jenis lantai agar tidak merusak permukaannya.
5. Pasang Keset Anti-Selip
Keset atau runner dengan bagian bawah antiselip dapat menjadi solusi praktis di area yang sering basah, seperti depan kamar mandi, wastafel, dan pintu masuk.
Pilih ukuran yang sesuai dan pastikan bagian bawahnya tetap bersih agar tidak mudah bergeser.
6. Gunakan Alas Karet di Area Rawan
Alas karet dapat ditempatkan di sekitar wastafel, area memasak, atau ruang utilitas untuk mengurangi kontak langsung kaki dengan permukaan yang basah.
Pilih alas yang memiliki daya cengkeram baik dan mudah dicuci sehingga kebersihan lantai tetap terjaga.
7. Rutin Membersihkan dan Mengeringkan Lantai
Cara paling sederhana adalah menjaga lantai tetap bersih dan kering. Bersihkan debu serta minyak secara berkala, kemudian keringkan menggunakan pel atau kain mikrofiber.
Pastikan air tidak menggenang, terutama di kamar mandi, tempat cuci, dan area rumah yang sering terkena air.