- Pemeriksaan label perawatan sebelum menyetrika penting untuk menghindari kerusakan serat kain akibat suhu panas yang tidak sesuai.
- Proses menyetrika kemeja dilakukan secara bertahap mulai dari bagian kerah, manset, lengan, bahu, hingga badan kemeja.
- Kemeja yang sudah selesai disetrika harus langsung digantung menggunakan hanger untuk menjaga bentuk pakaian tetap rapi.
Suara.com - Pernahkah kamu sudah bolak-balik menggerakkan setrika tapi kemeja tak kunjung rapi?
Menyetrika kemeja memang tidak cukup hanya dengan menggerakkan setrika dari satu sisi ke sisi lainnya. Jika dilakukan sembarangan, pakaian justru bisa meninggalkan bekas lipatan, kusut pada bagian tertentu, atau bahkan mengilap.
Karena itu, penting mengetahui tips menyetrika kemeja agar rapi sempurna, terutama untuk kemeja kerja yang sering digunakan sehari-hari.
Selain membuat penampilan lebih profesional, cara menyetrika yang tepat juga dapat membantu menjaga bentuk dan kondisi kain. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba.
1. Periksa Label Perawatan Kemeja
Sebelum mulai menyetrika, periksa label perawatan yang terdapat pada bagian dalam kemeja. Label biasanya mencantumkan informasi mengenai suhu setrika yang aman untuk bahan tersebut.
Setiap kain membutuhkan perlakuan berbeda. Katun, linen, poliester, dan bahan sintetis lainnya tidak selalu dapat disetrika dengan suhu yang sama. Menggunakan suhu terlalu tinggi berisiko merusak serat kain.
2. Gunakan Papan Setrika yang Stabil
Salah satu tips menyetrika kemeja agar rapi sempurna adalah menggunakan papan setrika yang permukaannya rata dan stabil. Papan yang terlalu sempit atau tidak rata dapat membuat kemeja kembali berkerut ketika sedang disetrika.
Pastikan papan berada pada ketinggian yang nyaman sehingga kamu dapat menggerakkan setrika dengan leluasa.
3. Mulai dari Bagian Kerah
Jangan langsung menyetrika bagian badan kemeja. Mulailah dari bagian yang lebih kecil dan membutuhkan ketelitian, seperti kerah.
Buka kerah, kemudian setrika bagian dalamnya dari ujung ke arah tengah. Setelah itu, lanjutkan ke bagian luar. Hindari menekan setrika terlalu lama pada satu titik agar kain tidak rusak.
4. Setrika Bagian Manset dan Lengan
Selanjutnya, buka kancing manset dan ratakan bagian tersebut di atas papan setrika. Setrika dari bagian dalam terlebih dahulu, kemudian bagian luarnya.
Untuk lengan, posisikan jahitan lengan dengan rapi sebelum menggerakkan setrika. Cara ini membantu mencegah munculnya lipatan yang tidak diinginkan.
5. Rapikan Bagian Bahu
Bagian bahu kemeja sering sulit disetrika karena bentuknya melengkung. Agar lebih mudah, masukkan bagian bahu ke ujung papan setrika.
Setelah posisinya rata, gerakkan setrika perlahan mengikuti bentuk kain. Jangan menarik kain terlalu kuat karena dapat membuat bentuk kemeja berubah.
6. Setrika Bagian Depan dan Belakang
Setelah bagian kecil selesai, lanjutkan ke badan kemeja. Bentangkan bagian depan kemeja secara perlahan, kemudian setrika dari atas ke bawah.
Perhatikan area di sekitar kancing. Jangan memaksakan setrika melewati bagian kancing karena panas dan tekanan dapat merusaknya. Sebaiknya setrika bagian di antara kancing dengan ujung setrika.
Setelah bagian depan selesai, balik kemeja dan lakukan hal yang sama pada bagian belakang.
7. Gantung Kemeja Setelah Disetrika
Langkah terakhir yang sering dilupakan adalah langsung menggantung kemeja setelah selesai disetrika. Gunakan hanger dan kancingkan satu atau dua kancing agar bentuk pakaian tetap terjaga.
Hindari langsung melipat kemeja karena lipatan tersebut dapat menimbulkan kusut baru. Berikan waktu beberapa menit agar kain benar-benar dingin sebelum kemeja disimpan.
Dengan mengikuti tips menyetrika kemeja agar rapi sempurna tersebut, proses menyetrika dapat menjadi lebih mudah dan hasilnya lebih maksimal. Kuncinya adalah menggunakan suhu yang sesuai dengan bahan, menyetrika secara bertahap, serta tidak terburu-buru.