- Air mawar bisa digunakan setelah makeup.
- Cara menyemprotkannya perlu diperhatikan.
- Makeup crack juga dipengaruhi kondisi kulit dan complexion.
Suara.com - Air mawar sering digunakan dalam rutinitas skincare karena memberikan sensasi segar pada wajah. Produknya juga kerap digunakan dalam bentuk face mist.
Selain sebagai penyegar wajah, air mawar juga dapat digunakan setelah makeup untuk membantu membuat tampilan complexion terasa lebih menyatu.
Namun, cara pemakaiannya tetap perlu diperhatikan agar wajah tidak terlalu basah dan makeup tetap terlihat rapi.
Berikut 7 cara memakai air mawar sebagai setting spray agar makeup tidak crack.
Makeup yang mulai crack biasanya membuat hasil complexion terlihat pecah, terutama di area bawah mata, sekitar hidung, dan bagian wajah yang mudah kering.
1. Pastikan air mawar sesuai untuk wajah
Sebelum digunakan setelah makeup, perhatikan terlebih dahulu jenis air mawar yang dipakai. Pilih produk yang memang ditujukan untuk penggunaan pada wajah dan cek kandungan maupun petunjuk pemakaiannya.
Tidak semua produk dengan label air mawar memiliki fungsi yang sama. Ada produk yang lebih ditujukan sebagai toner, face mist, atau bagian dari rangkaian skincare.
2. Gunakan setelah seluruh makeup selesai
Air mawar dapat disemprotkan setelah complexion, blush, bronzer, hingga produk makeup lainnya selesai digunakan.
Pegang botol dengan jarak beberapa sentimeter dari wajah, lalu semprotkan secara merata. Hindari menyemprot terlalu dekat karena cairan yang terkumpul pada satu area dapat membuat makeup menjadi terlalu basah.
3. Semprot tipis, jangan sampai wajah terlalu basah
Kunci penggunaan air mawar sebagai setting spray adalah jumlahnya. Wajah tidak perlu sampai terlihat basah setelah disemprot.
Beberapa semprotan tipis sudah cukup untuk memberikan kelembapan pada permukaan makeup. Setelah itu, biarkan cairan mengering secara alami tanpa langsung mengusap wajah.
4. Biarkan makeup menyatu dengan sendirinya
Setelah air mawar disemprotkan, beri waktu agar cairan mengering. Hindari langsung menggunakan tangan, tisu, atau spons untuk mengusap wajah.
Proses ini membantu lapisan makeup yang terlihat terlalu powdery menjadi lebih menyatu dengan tampilan kulit. Hasil akhirnya dapat terlihat lebih natural dibandingkan complexion yang masih tampak terlalu kering atau berlapis.
5. Fokus pada area makeup yang terlihat kering
Kalau bagian tertentu mulai terlihat crack, penggunaan air mawar dapat diarahkan pada area tersebut. Misalnya, bagian bawah mata, sekitar hidung, atau pipi yang terlihat kering.
Semprot tipis dari jarak aman, lalu tunggu hingga mengering. Jangan membasahi satu area secara berlebihan karena dapat membuat foundation atau concealer bergeser.
6. Jangan langsung menyemprot ulang berkali-kali
Air mawar memang memberikan sensasi segar pada wajah, tetapi pemakaian berulang dalam jumlah banyak tidak otomatis membuat makeup semakin awet.
Kalau makeup mulai crack, lebih baik perhatikan penyebabnya terlebih dahulu. Kulit yang terlalu kering, penggunaan complexion terlalu tebal, atau produk yang kurang cocok satu sama lain juga dapat memengaruhi hasil akhir makeup.
7. Coba terlebih dahulu sebelum digunakan seharian
Setiap produk air mawar memiliki formulasi yang berbeda. Sebelum menjadikannya bagian dari rutinitas makeup, coba terlebih dahulu pada penggunaan sehari-hari dan lihat bagaimana reaksinya terhadap complexion yang dipakai.
Perhatikan apakah makeup tetap menyatu, semakin berminyak, bergeser, atau justru terasa lebih nyaman. Cara ini juga membantu menemukan jumlah semprotan yang sesuai dengan kondisi kulit dan jenis makeup.