- Menempatkan microwave di atas kulkas menghambat ventilasi udara sehingga membuat kompresor bekerja lebih keras.
- Posisi microwave yang terlalu tinggi meningkatkan risiko tumpahnya makanan panas dan mencederai tubuh pengguna.
- Penggunaan sirkuit listrik yang sama untuk kedua perangkat berpotensi memicu korsleting serta lonjakan daya.
Suara.com - Menaruh microwave di atas kulkas memang terlihat praktis, terutama jika dapur memiliki ruang terbatas. Microwave juga menjadi lebih mudah dijangkau ketika ingin memanaskan makanan yang baru dikeluarkan dari kulkas.
Namun, apakah aman menaruh microwave di atas kulkas?
Menempatkan kulkas dan microwave berdekatan dapat membuat kulkas bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin.
Meski terlihat praktis, menumpuk dua alat elektronik besar ini menyimpan beberapa risiko keselamatan dan efisiensi. Mari simak ulasannya di sini.
Mengapa Microwave Tidak Disarankan Ditaruh di Atas Kulkas?
Ada beberapa alasan mengapa penempatan microwave di atas kulkas sebaiknya dihindari.
1. Masalah Ventilasi dan Sirkulasi Udara
Baik kulkas maupun microwave membutuhkan ruang ventilasi yang cukup untuk melepas panas. Meletakkan microwave langsung di atas kulkas dapat menghambat pembuangan panas kulkas.
Akibatnya, kompresor kulkas bekerja lebih keras, konsumsi listrik membengkak, dan usia pakai kedua perangkat bisa memendek.
2. Bahaya Ketinggian dan Tumpahan Makanan Panas
Menaruh microwave di atas kulkas tinggi membuat posisinya berada di atas tingkat mata (eye level).
Dikutip dari laman The Spruce, menempatkan microwave di atas kulkas yang tinggi berarti harus mengangkat mangkuk berisi makanan panas hingga ke atas kepala, yang mana hal ini tidak aman.
Posisi tersebut meningkatkan risiko tumpah dan mengenai wajah, dada, atau tangan.
"Hindari meletakkan microwave di atas kulkas pada posisi yang lebih tinggi dari ketinggian mata untuk mencegah risiko tersebut," demikian terang interior designer Jamie Foehr pada laman tersebut.
3. Beban Daya Listrik dan Stopkontak
Microwave memakan daya listrik yang cukup besar, bisa mencapai 1.000–1.500 Watt saat beroperasi) sementara kulkas membutuhkan lonjakan daya awal saat kompresor menyala.
Menghubungkan keduanya pada jalur listrik atau steker yang sama tanpa perhitungan dapat memicu aliran listrik mati (trip) hingga risiko korsleting.
"Tidak disarankan untuk menempatkan microwave dan kulkas pada sirkuit yang sama, karena keduanya memerlukan sirkuit tersendiri," dikutip dari The Spruce.
4. Dapat meningkatkan konsumsi energi
Microwave menghasilkan panas ketika digunakan, sedangkan kulkas bekerja dengan membuang panas dari dalam perangkat ke lingkungan sekitar. Menempatkan keduanya berdekatan dapat membuat kulkas bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin.
Dalam jangka pendek, kondisi tersebut dapat meningkatkan penggunaan listrik, sementara dalam jangka panjang berpotensi memperpendek usia kulkas.
Barang yang Tidak Disarankan Ditaruh di Atas Kulkas
Selain microwave, bagian atas kulkas sebaiknya tidak dijadikan tempat penyimpanan berbagai barang. The Spruce merekomendasikan agar area tersebut tetap relatif kosong untuk mendukung ventilasi.
Beberapa barang yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas antara lain:
- Barang berbahan kaca, seperti vas, mangkuk, atau gelas karena dapat jatuh dan pecah.
- Wadah plastik, karena panas dari kulkas berpotensi membuat plastik berubah bentuk.
- Makanan, terutama bahan yang mudah rusak karena paparan panas dapat mempercepat kerusakan.
- Tanaman, karena panas dapat membuat tanah lebih cepat kering dan posisinya juga menyulitkan penyiraman.
- Peralatan elektronik lainnya, karena panas dan getaran dari kompresor kulkas berpotensi memengaruhi perangkat tersebut.
Jadi, apakah aman menaruh microwave di atas kulkas? Berdasarkan penjelasan di atas, penempatan tersebut sebaiknya dihindari. Jika ruang dapur terbatas, microwave dapat ditempatkan di meja dapur atau kabinet khusus yang tetap menyediakan ruang ventilasi sesuai petunjuk penggunaan perangkat.