Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis

Vania Rossa

Kamis, 17 September 2026 | 21:24 WIB
Tak Harus Jago Teknologi, Ini 5 Cara AI Bisa Bantu UMKM Kembangkan Bisnis
Ilustrasi UMKM pakai AI. (Envato)
baca 10 detik
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong UMKM memanfaatkan kecerdasan artifisial dalam program September 2026 demi menjangkau pasar internasional.
  • Teknologi kecerdasan artifisial membantu pelaku UMKM mencari ide konten, melakukan riset pasar, dan menyusun strategi iklan.
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menekankan pentingnya etika, keamanan, serta peran manusia dalam pengambilan keputusan bisnis.

Suara.com - Kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas bisnis.

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan menjadi lebih cepat sekaligus membuka peluang menjangkau pasar yang lebih luas.

AI juga tidak selalu harus digunakan untuk pekerjaan yang rumit. Dalam bisnis sehari-hari, teknologi ini dapat membantu mulai dari mencari ide konten, melakukan riset pasar, hingga mendukung pengembangan website.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebelumnya mendorong pelaku UMKM memanfaatkan AI untuk pemasaran digital. Dalam program pendampingan “Gapai Pasar Global dengan AI” pada September 2026, Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan bahwa teknologi digital dapat membantu UMKM membuka akses kepada konsumen yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

Lantas, bagaimana pelaku UMKM bisa mulai memanfaatkan AI?

1. Membantu mencari ide dan membuat konten

Media sosial kini menjadi salah satu sarana penting bagi UMKM untuk memperkenalkan produk. Namun, membuat konten secara rutin tidak selalu mudah, terutama bagi pelaku usaha yang harus mengurus berbagai kebutuhan bisnis sekaligus.

AI dapat digunakan untuk membantu menghasilkan ide konten pemasaran sesuai produk dan target konsumen. Teknologi ini juga dapat membantu menyusun konsep tulisan maupun materi komunikasi untuk media sosial.

2. Mempermudah riset pasar

baca juga

Sebelum menentukan strategi pemasaran atau memperkenalkan produk, pelaku usaha perlu mengetahui kebutuhan dan karakter calon konsumennya.

AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk melakukan riset awal, mengolah informasi, maupun membantu menyusun strategi pemasaran.

3. Membantu menyusun strategi iklan

Bagi UMKM yang mulai menjalankan pemasaran digital, menentukan cara beriklan kepada calon konsumen bisa menjadi tantangan tersendiri.

AI dapat membantu dalam proses penyusunan strategi iklan, termasuk memberikan ide berdasarkan target konsumen dan kebutuhan bisnis.

4. Membantu membangun dan mengoptimalkan website

Website dapat menjadi fondasi penting dalam transformasi digital sebuah bisnis. Namun, memiliki website saja belum cukup jika tidak dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bisnis.

AI dapat membantu pelaku UMKM dalam proses membangun website, membuat materi untuk halaman produk, hingga mendukung optimasi mesin pencari atau search engine optimization (SEO).

5. Membantu berkomunikasi dengan pasar yang lebih luas

AI juga dapat dimanfaatkan untuk membantu komunikasi bisnis, termasuk ketika UMKM mulai menyasar konsumen dari pasar internasional.

Teknologi ini dapat membantu pelaku usaha mempersiapkan materi komunikasi dan pemasaran sehingga hambatan dalam menjangkau calon konsumen dari pasar yang berbeda dapat dikurangi.

Bukan Berarti Semua Pekerjaan Harus Diserahkan ke AI

Meski menawarkan berbagai kemudahan, penggunaan AI tetap perlu dilakukan secara bertanggung jawab.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menekankan bahwa pengembangan AI perlu memperhatikan aspek etika, keamanan, transparansi, akuntabilitas, serta pelindungan data pribadi.

Artinya, AI sebaiknya ditempatkan sebagai alat bantu atau enabler, bukan sebagai pengganti manusia dalam mengambil keputusan.

Pelaku UMKM juga tidak harus langsung menggunakan teknologi yang kompleks. Langkah awal dapat dilakukan dengan mengidentifikasi pekerjaan yang paling membutuhkan bantuan, kemudian melihat apakah AI benar-benar dapat membuat proses tersebut lebih efektif.

Pendekatan ini penting karena transformasi digital UMKM seharusnya tidak berhenti ketika sebuah bisnis sudah memiliki media sosial atau website.

Tahap berikutnya adalah memastikan fondasi digital tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung pertumbuhan bisnis.

Kecerdasan Artifisial Kunci UMKM untuk Tumbuh Lebih Cepat. (Dok. ist)
Kecerdasan Artifisial Kunci UMKM untuk Tumbuh Lebih Cepat. (Dok. ist)

AI-Ready Tak Harus Berarti Punya Tim AI

Pemerintah saat ini juga tengah memperkuat ekosistem AI nasional melalui Peta Jalan AI Nasional dan kerangka etika AI.

Salah satu konsep yang ditekankan Komdigi adalah Meaningful AI, yakni pemanfaatan AI yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan manusia tetap memiliki peran dalam pengawasan dan pengambilan keputusan.

VP & Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan mengatakan, menjadi AI-ready tidak berarti setiap bisnis harus menjadi perusahaan teknologi atau memiliki tim AI sendiri.

“Yang lebih penting adalah memahami di mana AI benar-benar dapat memberikan dampak bagi bisnis, memiliki fondasi digital yang memadai, dan tetap memastikan manusia memegang kendali atas keputusan yang dibuat,” ujar Indra.

Menurutnya, tantangan saat ini bukan lagi sekadar apakah UMKM dapat mengakses AI, tetapi sejauh mana teknologi tersebut bisa membantu mereka bekerja lebih efektif, menghemat biaya, dan meningkatkan omzet.

Ia menyebut penggunaan AI di kalangan UMKM semakin terlihat, antara lain untuk desain, pembuatan konten, dan pemasaran. Namun, adopsinya dinilai masih belum merata.

Exabytes Indonesia mendorong agar pemanfaatan AI bagi UMKM dilakukan secara lebih praktis dan terjangkau.

Penyedia teknologi, menurut perusahaan tersebut, tidak hanya berperan menyediakan tools, tetapi juga membantu pelaku usaha memahami cara menggunakan teknologi agar memberikan nilai nyata bagi bisnis.

“Digitalisasi UMKM tidak seharusnya menciptakan kesenjangan baru. Ketika teknologi berkembang semakin cepat, kita perlu memastikan bahwa pelaku usaha kecil juga memiliki kesempatan untuk ikut berkembang,” kata Indra.

Pada akhirnya, pemanfaatan AI bagi UMKM bukan semata-mata tentang mengikuti perkembangan teknologi. Yang lebih penting adalah menemukan pekerjaan dan kebutuhan bisnis yang memang bisa dibantu AI, sambil tetap mempertahankan peran manusia dalam menentukan arah usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padukan Realita dan AI, Lea Simanjuntak Hadirkan Visual Magis dalam Video Klip Ruang Dihatimu

Padukan Realita dan AI, Lea Simanjuntak Hadirkan Visual Magis dalam Video Klip Ruang Dihatimu

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 21:08 WIB

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Tak Cuma Coretax, Kemenkeu Mau Andalkan Big Data hingga AI buat Genjot Penerimaan Pajak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:18 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×