5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 18 September 2026 | 12:28 WIB
5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik
Ilustrasi bunga es di freezer kulkas. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Bunga es tebal pada freezer menyebabkan kompresor bekerja keras sehingga memicu lonjakan tagihan listrik.
  • Penumpukan es berlebih di dalam kulkas mempersempit ruang penyimpanan serta merusak kualitas kesegaran makanan.
  • Bunga es tebal dapat merusak komponen kulkas dan memicu pertumbuhan bakteri.

Bunga es yang menumpuk dapat menahan sisa-sisa tetesan makanan atau cairan yang tumpah.

Ketika titik-titik tertentu dari es tersebut mencair dan membeku kembali, kelembapan yang tinggi menjadi tempat ideal bagi bakteri atau kapang untuk berkembang biak.

Hal ini berpotensi menyebabkan bau tidak sedap serta kontaminasi silang pada bahan makanan lain.

5. Kerusakan Permanen pada Komponen Kulkas

Mengutip penjelasan dari AQUA Elektronik, dampak buruk bunga es tidak hanya merusak makanan tetapi juga merusak perangkat itu sendiri.

"Bunga es yang dibiarkan terus menumpuk dapat merusak komponen kulkas seperti kompresor, kipas, dan pengatur suhu. Kompresor yang bekerja terlalu keras akibat bunga es yang tebal dapat mengalami overheat dan akhirnya rusak," demikian dikutip dari laman tersebut.

Ketika kompresor atau komponen vital lainnya mengalami kerusakan akibat beban kerja berlebih, biaya perbaikan yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit.

Cara Mencegah Bunga Es Menumpuk Terlalu Tebal

Untuk mencegah bunga es terus bertambah, pastikan pintu kulkas tertutup rapat dan periksa kondisi karet gasket secara berkala. Hindari pula memasukkan makanan yang masih panas karena uapnya dapat mengembun dan membeku.

baca juga

Jika kulkas tidak memiliki sistem pencairan otomatis, lakukan pencairan bunga es sesuai petunjuk penggunaan. Jangan mencungkil lapisan es menggunakan benda tajam karena dapat merusak bagian dalam freezer.

Jadi, bahaya membiarkan bunga es kulkas menumpuk terlalu tebal bukan hanya berkurangnya ruang penyimpanan. Penumpukan tersebut juga dapat mengganggu sirkulasi udara, menurunkan kinerja pendinginan, menimbulkan bau tak sedap, serta berpotensi menyebabkan masalah pada kulkas jika terus diabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Menyiram Bunga Es Kulkas dengan Air Panas? Ini 7 Cara yang Aman

Bolehkah Menyiram Bunga Es Kulkas dengan Air Panas? Ini 7 Cara yang Aman

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:40 WIB

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Apakah Aman Menaruh Microwave di Atas Kulkas? Hati-Hati, 4 Bahaya Ini Mengintai Dapur

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 15:33 WIB

Kulkas Panasonic: Cara Memilih Lemari Es yang Sesuai dengan Kebiasaan Keluarga

Kulkas Panasonic: Cara Memilih Lemari Es yang Sesuai dengan Kebiasaan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:38 WIB

Terkini

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:12 WIB

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 12:08 WIB

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:05 WIB

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:00 WIB

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:59 WIB

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 11:56 WIB

×