- Serum vitamin C, retinoid, kultur aktif, dan bahan alami sebaiknya disimpan di kulkas untuk mencegah oksidasi.
- Sementara serum berbasis minyak dapat menjadi keruh dan terpisah komponennya jika disimpan di dalam lemari es.
- Serum harus disimpan rapat di tempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
Suara.com - Apakah serum harus disimpan di kulkas? Pertanyaan ini mungkin sering membuat bingung para pemula yang sedang membangun rutinitas skincare.
Sebagaimana yang diketahui, suhu panas dan paparan sinar matahari dapat memengaruhi warna, tekstur, aroma, serta efektivitas serum.
Beberapa serum dapat memperoleh manfaat dari suhu dingin.
Karena itu, serum sebaiknya disimpan di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Meski sensasi dingin saat mengoleskan serum ke wajah memang terasa sangat menyegarkan dan menenangkan kulit, tidak semua jenis serum bisa disimpan dalam kulkas.
Yuk pahami mana jenis serum yang sebaiknya disimpan di kulkas dan mana yang wajib dibiarkan di suhu ruang.
Serum Apa Saja yang Disarankan Disimpan di Kulkas?
1. Serum Vitamin C
Serum vitamin C, terutama yang mengandung L-ascorbic acid, rentan mengalami oksidasi akibat paparan panas, cahaya, dan udara. Proses ini dapat menurunkan kualitas bahan aktifnya.
"Vitamin C dan retinoid bersifat sensitif terhadap panas dan cahaya; artinya, zat-zat tersebut akan lebih cepat terurai dan teroksidasi jika disimpan di tempat yang terpapar banyak cahaya atau panas. Itulah sebabnya sebagian besar serum vitamin C dan retinoid dikemas dalam botol berwarna gelap," ungkap laman Soko Glam.
Menyimpan serum vitamin C di kulkas dapat membantu memperlambat penurunan kualitas akibat panas. Namun, pastikan cara penyimpanan tersebut sesuai dengan petunjuk produsen. Pastikan juga serum dalam kemasan tertutup rapat untuk meminimalkan paparan udara.
2. Serum Retinoid
Serum yang mengandung retinoid, termasuk retinol, juga sensitif terhadap panas dan cahaya. Soko Glam menyarankan penyimpanan serum vitamin C dan retinoid di kulkas untuk membantu mempertahankan kualitasnya lebih lama.
Meski demikian, kebutuhan penyimpanan setiap produk dapat berbeda. Periksa label kemasan sebelum memasukkannya ke kulkas, terutama jika produsen sudah menentukan suhu penyimpanan tertentu.
3. Serum dengan Kultur Aktif
Produk skincare yang mengandung kultur hidup atau live cultures perlu mendapat perhatian khusus. Menurut Soko Glam, produk dengan kandungan tersebut sebaiknya disimpan di kulkas untuk membantu menjaga kondisi kultur aktifnya.
Namun, tidak semua serum probiotik memiliki formula yang sama. Ikuti petunjuk penyimpanan yang diberikan produsen untuk memastikan produk tetap dalam kondisi optimal.
4. Serum dengan Bahan Alami
Serum yang menggunakan bahan alami atau organik sebagai kandungan utamanya juga dapat dipertimbangkan untuk disimpan di kulkas.
"Produk apa pun yang mengandung 100% bahan alami, atau yang bahan utamanya (bahan pertama dalam daftar komposisi) merupakan bahan alami atau organik, sebaiknya disimpan di dalam lemari es. Meskipun produk semacam itu mungkin tetap mengandung sejumlah bahan pengawet, jumlahnya kemungkinan lebih sedikit, sehingga masa simpannya pun lebih singkat," terang laman Soko Glam.
Meski begitu, bahan alami tidak otomatis membuat produk wajib didinginkan. Perhatikan komposisi dan rekomendasi penyimpanan pada kemasan.
Serum Apa Saja yang Tidak Disarankan Disimpan di Kulkas?
1. Serum Berbasis Minyak
Soko Glam menjelaskan bahwa produk berbasis minyak, termasuk serum tertentu, dapat menjadi keruh ketika disimpan di kulkas.
Suhu dingin juga berpotensi menyebabkan komponen minyak dan air terpisah pada formula tertentu. Perubahan tersebut dapat memengaruhi tekstur dan kualitas produk.
"Produk berbahan dasar minyak seperti serum dapat menjadi keruh jika disimpan di lemari es. Hal ini juga dapat menyebabkan kandungan minyak dan air dalam produk terpisah, sehingga produk tersebut menjadi tidak dapat digunakan," dikutip dari Soko Glam.
Oleh sebab itu, serum berbasis minyak sebaiknya disimpan pada suhu ruang apabila petunjuk produsennya demikian.
2. Serum yang Tidak Memerlukan Suhu Dingin
Serum dengan formula yang stabil pada suhu ruang umumnya tidak harus dimasukkan ke kulkas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sudah memadai selama mengikuti petunjuk produsen.
Suhu terlalu dingin maupun perubahan suhu yang ekstrem justru berpotensi memengaruhi kestabilan beberapa bahan aktif. Hindari menyimpan serum di freezer karena suhu beku tidak dirancang untuk semua formula skincare.
Tips Menyimpan Serum agar Tetap Berkualitas
Agar serum tetap terjaga kualitasnya, simpan botol dalam keadaan tertutup rapat dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Hindari meletakkan skincare di kamar mandi yang panas dan lembap karena kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas produk.
Jika memilih kulkas, pisahkan serum dari makanan dan pastikan kemasannya tertutup dengan baik. Jangan lupa memeriksa petunjuk penyimpanan serta masa penggunaan setelah produk dibuka.
Jadi, apakah serum harus disimpan di kulkas? Jawabannya bergantung pada formula dan rekomendasi produsen. Serum vitamin C, retinoid, produk dengan kultur aktif, serta serum berbahan alami tertentu dapat dipertimbangkan untuk disimpan di kulkas. Sebaliknya, serum berbasis minyak tertentu lebih cocok disimpan pada suhu ruang.
Kunci utamanya adalah menghindari panas, sinar matahari langsung, dan perubahan suhu ekstrem. Dengan penyimpanan yang tepat, kualitas serum dapat lebih terjaga tanpa harus memasukkan seluruh produk skincare ke dalam kulkas.