- Produk perawatan kulit yang telah dibuka memiliki batas masa pakai khusus yang dapat dilihat melalui simbol PAO pada kemasan.
- Simbol PAO dan tanggal kedaluwarsa adalah dua informasi berbeda yang menentukan batas aman pemakaian suatu produk kecantikan.
- Anda harus segera menghentikan pemakaian produk apabila mendapati perubahan aroma, warna, tekstur, atau munculnya benda asing.
Suara.com - Skincare yang sudah dibuka memiliki masa pakai tersendiri meskipun tanggal kedaluwarsa pada kemasannya masih lama.
Setelah segel terbuka, produk mulai terpapar udara, tangan, dan lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitasnya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berapa lama masa kedaluwarsa skincare setelah segel dibuka agar produk tetap aman digunakan.
Setiap jenis skincare bisa memiliki masa pakai berbeda, tergantung formula, bahan pengawet, kemasan, dan cara penyimpanannya.
Produk yang sudah melewati masa pakai setelah dibuka berisiko mengalami perubahan tekstur, aroma, atau kualitas bahan aktif.
Berikut panduan masa pakai skincare berdasarkan jenis produk serta cara mengenali tanda-tanda produk yang sebaiknya tidak digunakan lagi.
Kenali Simbol PAO pada Kemasan Skincare
Cara paling mudah mengetahui masa pakai skincare setelah dibuka, yaitu dengan memeriksa simbol Period After Opening (PAO).
Simbol ini berbentuk wadah terbuka dengan angka dan huruf di dalamnya atau di dekatnya.
Misalnya, tulisan 6M berarti produk sebaiknya digunakan dalam enam bulan setelah dibuka, sedangkan 12M berarti 12 bulan. Ikuti petunjuk pada kemasan karena masa pakai setiap produk dapat berbeda.
Bedakan Tanggal Kedaluwarsa dan PAO
Tanggal kedaluwarsa dan PAO merupakan dua informasi yang berbeda.
Tanggal kedaluwarsa menunjukkan batas waktu produk berdasarkan keterangan produsennya, sedangkan PAO menunjukkan lama pemakaian yang disarankan setelah kemasan dibuka.
Sebagai contoh, sebuah produk memiliki tanggal kedaluwarsa Desember 2027 dan simbol 6M. Jika produk dibuka pada Januari 2027, masa PAO enam bulannya berakhir pada Juli 2027, sehingga produk sebaiknya tidak digunakan melewati batas tersebut.
Tetap perhatikan tanggal kedaluwarsa dan petunjuk produsen jika batas waktunya berbeda.
Ciri-Ciri Skincare yang Sudah Tidak Layak Pakai
Selain memeriksa tanggal dan PAO, perhatikan kondisi produk sebelum digunakan. Skincare yang mengalami perubahan tidak biasa bisa menandakan penurunan kualitas atau kontaminasi.
Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai.
- Aroma berubah: muncul bau tengik atau bau yang berbeda dari biasanya.
- Warna berubah: produk menjadi lebih gelap atau mengalami perubahan warna yang tidak biasa.
- Tekstur berubah: produk menggumpal, mengental, mencair, atau terpisah menjadi beberapa lapisan.
- Muncul bintik atau pertumbuhan yang tidak seharusnya ada.
Jika menemukan tanda tersebut, hentikan pemakaian meskipun tanggal kedaluwarsanya belum lewat. Perubahan kondisi produk merupakan salah satu alasan untuk tidak melanjutkan pemakaian.
Simpan Skincare dengan Cara yang Benar
Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas skincare selama masa pakainya.
Tutup kemasan dengan rapat setelah digunakan dan hindari paparan sinar matahari langsung maupun suhu panas berlebihan.
Selain itu, jangan mengambil produk menggunakan tangan yang kotor, terutama untuk skincare dalam kemasan jar.
Kamu juga bisa menuliskan tanggal pertama kali membuka produk agar lebih mudah menghitung masa PAO.
Masa kedaluwarsa skincare setelah segel dibuka tidak selalu sama untuk setiap produk. Periksa simbol PAO, tanggal kedaluwarsa, dan kondisi produk sebelum menggunakannya.
Jangan mempertahankan skincare hanya karena isinya masih banyak jika masa pakainya sudah terlewati atau terdapat perubahan yang mencurigakan.