- Microsoft dan Biji-biji Initiative meluncurkan program Microsoft Elevate for Educators untuk memperkuat kapasitas guru dalam mengintegrasikan AI secara aman.
- Program tersebut memperkenalkan tiga sumber belajar bagi pendidik guna membangun literasi AI, kemampuan berpikir kritis, serta keamanan digital siswa.
- Peluncuran yang melibatkan sekitar 100 pendidik ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam melindungi data pribadi dan menghindari ketergantungan teknologi.
“Hal yang terpenting adalah memberdayakan guru agar dapat memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis, melindungi siswa, dan memastikan pertimbangan manusia tetap menjadi inti dari proses pembelajaran,” ujarnya.
Peluncuran Microsoft Elevate for Educators melibatkan sekitar 100 guru, tenaga kependidikan, dan pegiat pendidikan. Para peserta mengikuti diskusi dan lokakarya untuk mengeksplorasi penggunaan AI dalam pembelajaran, termasuk memeriksa akurasi informasi, memahami risiko privasi, dan menerapkan penggunaan AI yang aman di ruang kelas.
Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Kemkomdigi, Okky Robiana Sulaeman, mengatakan pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan perlu diiringi pemahaman mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
“Guru memiliki peran penting dalam membantu siswa mengenali peluang sekaligus risiko di ruang digital. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra pendidikan menjadi langkah penting untuk membangun lingkungan belajar yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus melindungi kepentingan peserta didik,” kata Okky.
Group CEO Biji-biji Initiative dan Mereka, Rashvin Pal Singh, menambahkan bahwa penguatan kompetensi AI di dunia pendidikan tidak sebatas memperkenalkan teknologi baru, tetapi juga membangun komunitas pendidik yang dapat saling berbagi pengetahuan dan praktik baik.
Melalui kolaborasi ini, para pendidik diharapkan semakin siap membimbing siswa memanfaatkan AI untuk mendukung proses belajar tanpa mengesampingkan kemampuan berpikir kritis, keamanan digital, dan tanggung jawab.