LINIMASA - Legenda hidup sepak bola Argentina, Lionel Messi mendapat teror setelah dua orang pengendara sepeda motor menembak ke arah supermarket milik keluarga istrinya, Antonela Roccuzzo.
Insiden tersebut terjadi di Rosario, Argentina pada Kamis waktu setempat (2/3/2023). Menurut laporan AFP, sebagaimana dilansir Antara, terdapat total 14 tembakan yang dilepaskan ke supermarket tersebut.
Selain menembak, kedua pria tersebut meninggalkan sepucuk pesan mengancam kepada Messi dan juga Wali Kota Rosario, Pablo Javkin.
"Messi, kami menunggumu. (Pablo) Javkin adalah pedagang narkoba, dia tidak akan bisa menjagamu," isi surat tersebut.
Tak berselang lama Javkin merespon kejadian teror tersebut dan menyebut petugas kepolisian harus lebih efektif mengejar gerombolan kriminal bersenjata.
"Saya sudah berbicara dengan keluarga Roccuzzos dan mereka khawatir," beber Javkin kepada wartawan di lokasi kejadian.
"Mereka yang menggunakan senjata, menggunakannya. Di mana kekuatan yang kami miliki?"
Menurutnya, tindakan kriminal tersebut bukan mengarah kepada personal individu melainkan sudah berada di ranah publik. Organisasi kriminal tersebut melakukan aksi teror terhadap penduduk Kota Rosario.
"Ini adalah bentuk perlawanan terhadap kota, ini bukan soal pribadi. Kami sudah mendiskusikan soal ini (keamanan kota) dalam 15 hari terakhir. Ini sungguh sangat aneh," katanya.
Messi sangat dihargai di Argentina. Ketenaran Messi mencapai puncaknya saat berhasil mengantongi trofi Piala Dunia 2022, dan Copa America 2021.
Banyak pencapaian individu yang diraih pemain Paris Saint Germain tersebut. Di antaranya berhasil menyabet trofi Ballon d'Or terbanyak dengan torehan tujuh kali.