LINIMASA - Polisi telah mengamankan tiga orang yang terlibat dengan senjata air gun jenis Glock 17 yang digunakan tersangka Mustopa NR (60) menembak Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan tiga orang yang diamankan dalam kasus tersebut yakni berinisial D, H , dan N memiliki profesi yang berbeda.
Ketiga orang tersebut memiliki profesi yang berbeda-beda, salah satunya berprofesi sebagai guru honorer.
“Sementara diketahui, ketiga pelaku penjualan senjata air gun itu yakni N berprofesi sebagai guru honorer,” ujar Panjiyoga.
Sementara dua orang lainnya berprofesi sebagai polisi kehutanan dan juga berprofesi sebagai karyawan swasta.
“S profesi sebagai polisi kehutanan, dan H berprofesi sebagai karyawan swasta,” tandasnya.