INNALILLAHI, Kakek Ini Tewas Gegara Overdosis Obat Kuat Usai Jajan PSK

Suara Linimasa | Suara.com

Minggu, 14 Mei 2023 | 07:02 WIB
INNALILLAHI, Kakek Ini Tewas Gegara Overdosis Obat Kuat Usai Jajan PSK
Ilustrasi Pemakaman (Suara.com/ Angga Haksoro Ardi)

LINIMASA - Seorang kakek berusia 71 tahun telah kehilangan nyawanya setelah mengalami overdosis obat kuat. Kejadian ini terjadi ketika kakek tersebut menggunakan obat kuat untuk memuaskan nafsu birahinya bersama seorang wanita tuna susila (PSK).

Perbuatan tersebut terjadi di sebuah warung soto di Jawa Tengah dengan bayaran sebesar Rp 70.000. Ternyata warung soto tersebut kerap kali dikunjungi oleh sejumlah pria lanjut usia, bukan hanya untuk menikmati hidangan soto, melainkan juga untuk mendapatkan layanan dari PSK.

Kejadian tragis meninggalnya kakek berusia 71 tahun ini akhirnya membongkar praktik prostitusi yang terjadi di warung soto tersebut. Tidak diketahui berapa lama tempat ini telah menjadi lokasi praktik prostitusi, namun yang pasti warung soto tersebut menjadi saksi bisu atas perbuatan pria-pria lanjut usia bersama wanita yang menjalankan hubungan tersebut.

Praktik prostitusi yang berkedok warung soto dan wedangan terjadi di Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Diduga praktik prostitusi ini telah berlangsung cukup lama. Warung soto dan wedangan ini buka setiap hari dari pagi hingga sore.

Sulamto, Sub Koordinator Bidang Penindakan dan Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, menyatakan bahwa para pelanggan yang menggunakan jasa PSK didominasi oleh pria-pria lanjut usia. "Rata-rata pelanggan yang menggunakan jasa PSK di warung tersebut berusia di atas 50 tahun," kata Sulamto saat dikonfirmasi pada Kamis (11/5/2023).

Setiap harinya, sekitar dua pelanggan menggunakan jasa PSK di warung tersebut. Sulamto juga mengatakan bahwa pemilik warung dengan sengaja menggunakan tempatnya untuk praktik prostitusi karena terdesak oleh kebutuhan sehari-hari. 

"Berdasarkan keterangan dari pemilik warung, mereka melakukannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena mereka tidak memiliki pasangan dan pekerjaan lain, ini adalah satu-satunya yang dapat mereka lakukan," ungkapnya.

Di warung tersebut, terdapat dua PSK yang melayani pelanggan. Tarif sewa sekali penggunaan jasa PSK ini sekitar Rp 70.000. Pemilik warung juga menyediakan tiga kamar untuk kegiatan praktik prostitusi. 

"Di sana terdapat tiga kamar yang digunakan untuk praktik prostitusi. Ada dua wanita yang berusia sekitar 45-50 tahun. Mereka adalah warga sekitar Delanggu," jelas Sulamto.

Peristiwa ini terungkap setelah kejadian tragis sepuluh hari yang lalu, ketika seorang kakek berusia sekitar 71 tahun dari daerah Delanggu ditemukan meninggal di lokasi tersebut dengan dugaan overdosis obat kuat. Pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mencegah warung soto ini digunakan lagi untuk praktik prostitusi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga memberikan pembinaan kepada pemilik warung dan dua wanita yang bekerja sebagai PSK di warung tersebut. "Kami sudah mengunjungi lokasi bersama pemilik warung dan memberikan pembinaan. Jika masih digunakan untuk praktik prostitusi, kami akan melakukan penyegelan," jelas Sulamto.

Kepolisian dan otoritas terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan prostitusi yang melibatkan warung soto ini. Upaya akan dilakukan untuk menghentikan praktik ilegal ini dan menindak pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan hukum yang berlaku.

Praktik prostitusi merupakan kejahatan serius dan merugikan banyak pihak, termasuk para pekerja seks komersial yang sering kali menjadi korban eksploitasi dan kekerasan. 

Masyarakat diharapkan untuk menghindari praktik semacam itu dan melaporkan kegiatan ilegal kepada pihak berwenang. Tindakan hukum yang tegas harus diambil untuk melindungi hak asasi manusia dan menjaga moralitas serta ketertiban sosial di masyarakat.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk bersikap tegas dalam memberantas praktik prostitusi dan melindungi kaum rentan dari eksploitasi seksual. Pemerintah daerah juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan usaha, termasuk memastikan bahwa warung-warung makan tidak disalahgunakan untuk praktik ilegal semacam itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Ini Tewas usai Karaoke di Hotel Pekanbaru, Diduga karena Overdosis

Pria Ini Tewas usai Karaoke di Hotel Pekanbaru, Diduga karena Overdosis

Riau | Selasa, 09 Mei 2023 | 15:43 WIB

Geger Tewas saat 'Main' Bareng PSK, Warganet Salfok Usia Si Kakek: 69 Magic Number

Geger Tewas saat 'Main' Bareng PSK, Warganet Salfok Usia Si Kakek: 69 Magic Number

Kaltim | Rabu, 03 Mei 2023 | 20:05 WIB

Cerita Kelam Alfie Alfandy, Konsumsi Narkoba 29 Butir hingga Overdosis

Cerita Kelam Alfie Alfandy, Konsumsi Narkoba 29 Butir hingga Overdosis

Your Say | Selasa, 18 April 2023 | 14:23 WIB

2 Bule Rusia di Bali Pesta Narkoba Dan Sewa PSK, Langsung Dicekal Seumur Hidup

2 Bule Rusia di Bali Pesta Narkoba Dan Sewa PSK, Langsung Dicekal Seumur Hidup

Bali | Selasa, 18 April 2023 | 10:53 WIB

Dokter Boyke Peringatkan Bahaya Obat Kuat, Bisa Bikin Meninggal?

Dokter Boyke Peringatkan Bahaya Obat Kuat, Bisa Bikin Meninggal?

Lifestyle | Jum'at, 14 April 2023 | 21:05 WIB

Terkini

Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG

Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 14:30 WIB

Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E

Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 14:30 WIB

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital

4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 14:25 WIB

Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali

Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 14:24 WIB

Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi

Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi

Banten | Selasa, 28 April 2026 | 14:24 WIB

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB