Pergerakan Rupiah Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi, Ini Sebabnya

Suara Linimasa | Suara.com

Senin, 12 Juni 2023 | 11:53 WIB
Pergerakan Rupiah Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi, Ini Sebabnya
Mata uang rupiah baru. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

LINIMASA - Pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar masih berpotensi dalam fase konsolidasi atau fluktuasi di kisaran yang sama seperti pekan lalu. Hal itu diungkapkan pengamat pasar uang Ariston Tjendra. 

Menurut Ariston, penyebab utama rupiah masih dalam fase konsolidasi karena pasar masih menantikan data dan even penting pekan ini, yakni data inflasi konsumen AS pada Selasa (13/6/2023) malam. Selain itu, ada pula pengumuman kebijakan suku bunga acuan AS pada Kamis, mendatang. 


"Pasar biasanya berhati-hati menjelang event penting ini, sehingga rupiah berpotensi berbalik melemah terhadap dolar AS, tapi masih di kisarana perdagangan yang sama dengan pekan lalu," ujar Ariston sebagaimana dilansir dari Antara. 

Ariston mengatakan perkembangan ekonomi AS tampak cukup beragam di mana beberapa menunjukkan perbaikan dan sebagian lagi menampilkan penurunan yang membuat pasar bingung. 

Adanya penurunan angka akan mendukung penghentian kenaikan suku bunga acuan. Sementara, perbaikan data akan mendorong bank sentral AS menaikkan suku bunganya lagi. 

"Data inflasi konsumen AS menjadi data penting yang ditunggu pasar karena data inflasi adalah data yang menjadikan alasan The Fed (bank sentral AS) menaikkan suku bunga acuannya," katanya. 

"Perkembangan baru dari data ini akan memengaruhi persepsi pasar terhadap kelanjutan kebijakan moneter AS ke depan," ujar Ariston. 

Menurut dia, penurunan data cadangan devisi Indonesia akan menjadi Indikator demand dolar lebih tinggi dari suplai di dalam negeri hingga bisa memicu penguatan dolar AS terhadap rupiah. 

"Rupiah berpotensi bergerak melemah ke arah Rp14.900 (per dolar AS) dengan potensi support di kisaran Rp14.820 per dolar AS)," ucap dia. 

Pada perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah melemah o,39 persen atau 58 poin menjadi Rp14.898 per dolar AS dari perdagangan sebelumnya Rp14.840 per dolar AS. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Tak Berdaya Lawan Dolar AS di Level Rp14.896, Ada Apa?

Nilai Tukar Rupiah Tak Berdaya Lawan Dolar AS di Level Rp14.896, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 12 Juni 2023 | 10:20 WIB

Penyelundupan 28 Pekerja Migran ke Malaysia Digagalkan Polisi di Bengkalis

Penyelundupan 28 Pekerja Migran ke Malaysia Digagalkan Polisi di Bengkalis

Riau | Minggu, 11 Juni 2023 | 13:46 WIB

Komisi I DPR RI Sebut Perempuan dan Anak Kecil Jadi Sasaran Perdagangan Orang dan Pintu Ke Luar Jadi Sorotan

Komisi I DPR RI Sebut Perempuan dan Anak Kecil Jadi Sasaran Perdagangan Orang dan Pintu Ke Luar Jadi Sorotan

News | Minggu, 11 Juni 2023 | 06:10 WIB

Terkini

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:46 WIB

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:40 WIB

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 23:29 WIB

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:27 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:08 WIB

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:53 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 22:09 WIB