Mengenal Diffuse Axonal Injury, Dampak yang Dialami David Ozora Usai Dianiaya Mario Dandy

Suara Linimasa

Kamis, 20 Juli 2023 | 21:25 WIB
Mengenal Diffuse Axonal Injury, Dampak yang Dialami David Ozora Usai Dianiaya Mario Dandy
David Latumahina bersama kedua orangtuanya. (Twitter @seeksixsuck)

LINIMASA - Konten ini memaparkan penjelasan penyakit Diffuse Axonal Injury (DAI) kondisi David Ozora setelah mengalami penganiayaan sadis yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu, anak mantan Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satriyo.

Atas perlakuan sadis tersebut, anak petiggi Anshor Pusat itu menggalami Diffuse Axonal Injury (DAI).

Dokter Yeremia Tatang, ahli saraf Rumah Sakit Mayapada, menilai Cristalino David Ozora mengalami cedera otak parah akibat dianiaya Mario Dandy Satriyo serupa seperti orang yang mengalami kecelakaan mobil.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri persidangan terdakwa Mario Dandy dan Shane Lukas perkara penganiayaan berat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar pada hari ini Kamis (20/7/2023).

Mulanya jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan kepada Dokter Tatang perihal penyebab dari cidera berat bagian kepala.

“Penyebabnya itu segala jenis hantaman trauma, mau pukulan, mau kecelakaan, yang menyebabkan pasien itu kesadarannya turun drastis,” kata Tatang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/7/2023).

“Jadi pertama sekali itu buka mata hari ke delapan ke sembilan. Itu buka mata sekitar dua tiga detik, tutup lagi,” ucap Tatang.

“Hanya itu saja atau ada gerakan lain?” tanya jaksa.

baca juga

“Gerakan itu muncul, gerakan motorik kasar itu setelah minggu ke dua,” jawab Tatang.

“Sepanjang ahli menjadi dokter,  pasien seperti ini, selain pasien seperti ini sudah pernah ditangani?” tanya jaksa lagi.

“Yang kasus pemukulan seperti ini baru pertama kali. Kalau kecelakaan mobil sangat banyak sekali,” tutur Tatang.

“Itu apakah sama mengalami diffuse axonal injury (DAI) juga?” timpal jaksa.

“Sama,” jawab Tatang.

Lalu, apa Diffuse Axonal Injury (DAI), dan apa dampaknya dari penyakit tersebut?

Diffuse Axonal Injury (DAI) atau yang dikenal dengan cedera aksonal difus merupakan jenis cedera pada otak traumatis (TBI).

Hal ini adalah cedera yang biasaya diakibatkan oleh trauma akibat benda tumpul di kepala dan memengaruhi fungsi otak sehingga menyebabkan gangguan komunikasi antara saraf di otak, yang kemudian dapat menyebabkan koma, gangguan fisik, kognitiff dan kematian.

Robekan serabut saraf atau akson bisa mengakibatkan pergeseran otak yang cepat di dalam tengkorak dan menyebab serabut sarag merenggang serta robek.

Akson sendiri adalah bagian neuron yang panjang, menyerupai benang yang menghantarkan implus listrik. Serabut saraf berfungsi untuk komunikasi antara sel-sel saraf.

Dengan begitu, kerusakan akson dapat mengganggu kemampuan untuk berkomunikasi dan membantu mengkoordinasikan fungsi tubuh, yang dapat menimbulkan kecacatan yang parah.

Kemudian, gejala yang dialami penderita Diffuse Axonal Injury (DAI) yaitu sebagai berikut:

1. Mengalami kebingungan

2. Keseimbangan berkurang

3. Merasa lelah dan kantuk berlebihan

4. Sakil kepala hingga mual atau muntah

5. Mengalami masalah tidur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Saksi Kasus Dugaan Suap Rafael Alun, KPK Periksa Pimpinan Perusahaan Money Changer

Jadi Saksi Kasus Dugaan Suap Rafael Alun, KPK Periksa Pimpinan Perusahaan Money Changer

Linimasa | Kamis, 20 Juli 2023 | 20:30 WIB

Bahas Restitusi, Hakim Minta Orang Tua Mario Dandy Hadir di Persidangan

Bahas Restitusi, Hakim Minta Orang Tua Mario Dandy Hadir di Persidangan

Linimasa | Rabu, 19 Juli 2023 | 06:00 WIB

Telusuri Aset Rafael Alun di Yogyakarta, KPK Periksa Tiga Saksi

Telusuri Aset Rafael Alun di Yogyakarta, KPK Periksa Tiga Saksi

Linimasa | Selasa, 11 Juli 2023 | 17:14 WIB

Hadir sebagai Saksi di Persidangan Mario Dandy, Ahli Pidana Sebut Aktor yang Awasi TKP Bisa Ditindak Pidana

Hadir sebagai Saksi di Persidangan Mario Dandy, Ahli Pidana Sebut Aktor yang Awasi TKP Bisa Ditindak Pidana

Linimasa | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:33 WIB

Hari Ini, Saksi dari Jaksa Dihadirkan dalam Sidang Terdakwa Mario Dandy

Hari Ini, Saksi dari Jaksa Dihadirkan dalam Sidang Terdakwa Mario Dandy

Linimasa | Kamis, 06 Juli 2023 | 10:11 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×