Berbeda dengan kebanyakan pejabat yang ada, beberapa pejabat ini memilih untuk tidak mengambil gaji mereka. Beberapa di antaranya juga memilih untuk memberikan gajinya untuk kepentingan umum dan masyarakat.
Sikap ini tentu saja mencuri perhatian publik dan menuai pujian. Mereka dianggap mementingkan kepentingan rakyat daripada diri sendiri.
Lalu siapa sajakah nama pejabat yang tak mengambil gajinya? Dilansir dari beberapa sumber berikut daftarnya!
Gibran Rakabuming Raka
Putra sulung Jokowi ini menjabat sebagai Wali Kota Solo usai terpilih dalam Pilkada Solo 2020. Dalam salah satu video wawancara yang beredar, Gibran pernah membahas mengenai gajinya sebagai wali kota.
Ia mengaku tidak mengambil gajinya sebesar Rp6 Jutaan untuk kepentingan pribadi. Dirinya justru mengalihkan sejumlah uang tersebut untuk membantu masyarakat. Terlebih ia mengaku bila pendapatannya bukan berasal dari gaji.
Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto juga tidak mengambil gajinya sebagai menteri. Pernyataan ini disampaikan oleh Dahnil Anzar Simanjuntak yang merupakan juru bicara Prabowo.
Melalui akun Twitternya, Dahnil mengkonfimasi bila Prabowo tak akan mengambil gajinya yang ditaksir sebesar Rp5 Juta belum termasuk tunjangan.
Keputusan ini diambil lantaran Prabowo berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan negara ketika terjun dalam dunia politik.
Sandiaga Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga memiliki track record sebagai pejabat yang tidak mengambil gaji. Dirinya memilih untuk menyumbangkan gaji pertamanya sebagai menteri ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lebih lanjut dirinya juga sempat berjanji menyerahkan seluruh gajinya ke Baznas sebagai bentuk komitmen dan kepeduliannya. Tindakan ini bukan kali pertama dilakukan, sebelumnya ia juga menyumbangkan gajinya kala menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.
Joko Widodo
Presiden Joko Widodo juga pernah menyumbangkan gajinya kala menduduki jabatan Wali Kota Solo. Ia disebut selalu menandatangani penerimaan gaji namun uangnya digunakan untuk kepentingan sosial.
Salah satunya untuk membantu keperluan sembako bagi warga Solo yang kurang mampu.