Beredar kabar yang menarasikan bahwa Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dipanggil ke Istana untuk dicopot sehingga karirnya akan berakhir di tangan Jokowi malam ini.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 239 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 9 Mei 2023.
"Di Panggil Ke Istana Untuk di CopotKarir Gubernur Lampung Berakhir Di Tangan Jokowi Malam Ini" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (10/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"DI COPOT LANGSUNG OLEH JOKOWI
TAK BECUS URUS LAMPUNG, KARIR SANG GUBERNUR BERAKHIR BEGINI"
Namun begitu, apakah benar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dipanggil ke Istana untuk dicopot sehingga karirnya akan berakhir di tangan Jokowi malam ini?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang dipanggil ke Istana untuk dicopot.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa karir Arinal Djunaidi akan berakhir di tangan Jokowi malam ini.
Baca Juga: Revisi PKPU Soal Keterwakilan Perempuan, KPU Berharap Bisa Selaras dengan DPR dan Pemerintah
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dipanggil ke Istana untuk dicopot sehingga karirnya akan berakhir di tangan Jokowi malam ini.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dipanggil ke Istana untuk dicopot dan karirnya akan berakhir di tangan Jokowi malam ini merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].