Beredar kabar yang menarasikan bahwa Polda Metro Jaya menangkap 245 anak buah Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 343 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 3 Juli 2023.
"GEMPAR PAGI INI !! POLDA METRO TANGKAP 245 ANAK BUAH PANJI GUMILANG" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (3/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"245 ANAK BUAH PANJI DI TANGKAP
POLDA METRO TERUS LAKUKAN PENGEJARAN YANG TERLIBAT DI AL ZAYTUN"
Namun begitu, apakah benar ratusan anak buah Panji Gumilang telah ditangkap Polda Metro Jaya?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait penangkapan ratusan anak buah Panji Gumilang.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Polda Metro Jaya menangkap 245 anak buah Panji Gumilang.
Baca Juga: Menangi Piala Asia U-17 2023, Jepang Semakin Tinggalkan Para Pesaing Terdekatnya
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa ratusan anak buah Panji Gumilang telah ditangkap Polda Metro.
Yang benar adalah, hari ini Panji Gumilang dipanggil oleh Bareskrim Polri untuk dimintai klarifikasi terkait kasus dugaan penistaan agama.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'GEMPAR PAGI INI !! POLDA METRO TANGKAP 245 ANAK BUAH PANJI GUMILANG' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].