Manado.suara.com - Hubungan antara anak Iis Dahlia, Salshadilla dengan ayah sambungnya, Satrio kerap menjadi sorotan publik. Ayah dan anak itu dikabarkan memiliki kisah asmara yang cukup menghebohkan jagat maya.
Terbaru, Salshadilla dikabarkan tengah hamil anak dari Satrio. Iis Dahlia yang mengetahui hal tersebut langsung ngamuk hingga mengancam akan membunuh bayi yang dikandung sang anak.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Fakta Artis yang mengunggah video dengan judul, “Iis dahlia ancam bunuh bayi yang ada di kandungan salsa! Dilarang nikah usai cerai”.
Thumbnail dalam video tersebut juga menampilkan gambar Iis Dahlia dan juga Salsha yang ditengah hamil sedang dipangku Satrio. Dalam thumbnail terlihat narasi yang berbunyi, “FOTO MESRA DI PANGKU SATRIO, TERLIHAT SEMAKIN INTIM”.
Narasi dalam video menyebutkan, Satrio dan Salsha sudah tidak malu-malu untuk pamer kemesraan. Mulai dari saling bergandengan tangan sampai berpelukan kerap mereka bagikan di media sosial.
Namun, kemesraan yang paling disorot pada saat suami Iis Dahlia itu berpose memangku Salshadilla. Selain terlihat sangat mesra, pose Salsha dipangku Satrio juga menggambarkan hubungan secara intim.
Lantas, benarkah Iis Dahlia ancam bunuh bayi yang sedang dikandung Salshadilla?
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 17 detik, tidak ada klaim yang menyebutkan jika Iis Dahlia mengancam akan bunuh anak yang sedang dikandung Salsha.
Dalam video tersebut, narator hanya mengatakan hal-hal yang tidak terbukti benar adanya. Bahkan, judul dengan isi berita yang disampaikan tidak selaras. Tidak ada bukti yang mengatakan jika Iis Dahlia ancam akan bunuh anak yang dikandung Salsha.
Konten video yang diunggah oleh kanal YouTube Fakta Artis itu tergolong ke dalam konten False Connection alias koneksi yang salah. Berdasarkan penelusuran Manado.suara.com pada Selasa (6/6/2023), berita mengenai Iis Dahlia ngamuk hingga ancam bunuh bayi di dalam kandungan Salsha adalah berita tidak benar alias hoaks.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].