Berat Panji Petualang Merosot 30 Kg Gegara Diabetes, Digigit Kobra Pula

manado

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 22:13 WIB
Berat Panji Petualang Merosot 30 Kg Gegara Diabetes, Digigit Kobra Pula
Panji Petualang bersama Alshad Ahmad. (Instagram)

Dalam kanal YouTube-nya, Panji Petualang dengan jujur berbicara tentang kondisinya yang mengidap penyakit diabetes. Ia membagikan bahwa penyakit ini telah memengaruhi kesehariannya secara signifikan. 

Salah satu dampak yang dirasakannya adalah rasa lemas yang kerap muncul, ditambah dengan penurunan berat badan yang cukup mencolok.

Meskipun menghadapi tantangan ini, Panji Petualang mengungkapkan bahwa ia menerima saran dari dokter untuk tetap menjalani aktivitas fisik, walaupun harus menghindari kelelahan berlebihan. 

"Walau mudah lemas, saya tetap berusaha melakukan aktivitas selama satu hingga dua jam, meskipun lemas dan lelah. Menurut dokter, olahraga tetap penting bagi penderita diabetes, asalkan tidak berlebihan," ungkap Panji Petualang saat ditemui di Studio Trans7 pada Jumat (11/8/2023).

Saat ini, Panji Petualang lebih berfokus pada rutinitas olahraga di pagi dan sore hari. Meskipun begitu, ia tetap meluangkan waktu untuk mengurus hewan-hewan peliharaannya. 

"Sesudah Subuh, saya biasanya melakukan jalan-jalan naik turun tangga. Saya juga membantu teman-teman dalam merawat hewan-hewan di rumah. Sore harinya, saya menyempatkan diri untuk berlari sebentar bersama anak-anak," jelasnya.

Panji Petualang mengungkapkan bahwa ia pertama kali didiagnosis menderita diabetes sebelum bulan Ramadan tahun lalu. Meski begitu, ia selalu berusaha mempertahankan pola pikir positif agar penampilannya tetap sehat. 

"Sebenarnya, diabetes ini sudah saya derita sejak sebelum bulan Ramadan kemarin. Namun, saya berusaha tetap berpikir positif sehingga saya terlihat sehat," tambahnya.

Terkait dengan jenis diabetes yang ia alami, Panji Petualang menyatakan bahwa ia mengidap diabetes tipe kering. Jenis diabetes ini membuat luka pada tubuhnya cenderung lebih cepat mengering dibandingkan dengan diabetes tipe basah. 

baca juga

"Saya memiliki diabetes tipe kering. Jenis ini membuat luka pada tubuh saya lebih cepat sembuh. Diabetes tipe basah justru memiliki luka yang cenderung meluas," paparnya.

Panji Petualang juga menceritakan perjuangannya menghadapi penurunan berat badan yang signifikan akibat penyakit diabetes. "Saya berhasil turun hingga 30 kilogram sejak Ramadan, artinya dalam empat bulan. Berat badan saya turun dari 85-90 kilogram menjadi 60-55 kilogram, meskipun ada fluktuasi naik turun," ungkapnya dengan tulus.

Kisah Panji Petualang ini memberikan inspirasi tentang semangatnya dalam menghadapi tantangan penyakit diabetes. Meskipun harus mengatasi rasa lemas dan penurunan berat badan, ia tetap berusaha untuk menjalani pola hidup sehat dengan tetap bergerak dan menjaga pikiran positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panji Petualang Kurus Pucat dan Minum Obat Seumur Hidup, Apa Saja Sih Jenis Obat Diabetes?

Panji Petualang Kurus Pucat dan Minum Obat Seumur Hidup, Apa Saja Sih Jenis Obat Diabetes?

Lifestyle | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 17:05 WIB

Bukan Cuma Stres, Panji Petualang Sempat Takut Mati Usai Divonis Diabetes

Bukan Cuma Stres, Panji Petualang Sempat Takut Mati Usai Divonis Diabetes

Entertainment | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 15:37 WIB

Panji Petualang Sakit Diabetes Sampai Harus Minum Obat Seumur Hidup, Menurut Dokter Penyakit Dalam Gimana?

Panji Petualang Sakit Diabetes Sampai Harus Minum Obat Seumur Hidup, Menurut Dokter Penyakit Dalam Gimana?

Lifestyle | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 15:22 WIB

Terkini

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

Kritik kepada Pemerintah Bukan Berarti Sedang Mencari Pengganti Presiden

Kritik kepada Pemerintah Bukan Berarti Sedang Mencari Pengganti Presiden

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Ungkapan Bangga Para Ayah di Bandung Saat Antar Buah Hati Masuk Sekolah: Waktu Cepat Berlalu

Ungkapan Bangga Para Ayah di Bandung Saat Antar Buah Hati Masuk Sekolah: Waktu Cepat Berlalu

Jabar | Senin, 13 Juli 2026 | 18:42 WIB

Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara

Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:40 WIB

Fear of Falling Behind dan Gen Z: Semua Orang Terlihat Sukses, Aku Kapan?

Fear of Falling Behind dan Gen Z: Semua Orang Terlihat Sukses, Aku Kapan?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 18:40 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB

×