LSF Gaungkan Kembali Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Metro | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2022 | 16:58 WIB
LSF Gaungkan Kembali Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri
LSF Gaungkan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Lembaga Sensor Film (LSF) kembali menggaungkan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri yang telah dicanangkan pada penghujung tahun 2021.

Sebagai bentuk usaha dalam mengampanyekan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri, LSF menggandeng Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) guna membangun kesadaran masyarakat dalam memilah dan memilih tontonan.

"Kami telah sepakat bersama GPBSI untuk bersama-sama membangun kesadaran masyarakat dalam memilah dan memilih tontonan melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri," ujar Ketua LSF, Rommy Fibri Hardiyanto saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/7).

Rommy menjelaskan bahwa sebelumnya  LSF telah mengimbau pengelola bioskop agar melakukan pengawasan lebih intensif terhadap masyarakat yang ingin menonton di bioskop.

"Kita ingin semua masyarakat dapat memilih tontonan sesuai klasifikasi usianya. Untuk penonton yang usianya belum sesuai juga agar memperhatikan jenis filmnya" ujar Rommy.

Rommy menambahkan dalam upaya kampanye Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri, pengelola bioskop melalui media telah melakukan berbagai cara untuk memberikan informasi terkait film dan penggolongan usia penonton. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menayangkan telop, yaitu tayangan singkat yang berisi informasi mengenai film seperti judul, durasi, nomor Surat Tanda Lulus Sensor (STLS), dan peruntukan usia penonton.

Agar Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri lebih tersampaikan kepada masyarakat, LSF berupaya untuk memperbanyak informasi terkait klasifikasi usia. Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung bioskop, dan menyadarkan kepada masyarakat tentang pentingnya Budaya Sensor Mandiri. “Kami sedang mengkaji detail rancangannya. Nanti di bioskop akan ada media publikasi seperti LED, poster, dan standing banner yang mengimbau penonton agar memperhatikan klasifikasi tontonannya,” imbuh Rommy.

Selain itu, LSF juga membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait film yang akan tayang atau ditonton melalui panduan film LSF. Panduan film LSF ini dapat diakses di laman LSF www.lsf.go.id, media sosial LSF, atau diperoleh secara langsung di beberapa gedung bioskop.

Senada dengan itu, Djonny Syafruddin, Ketua GPBSI, mendukung upaya yang dilakukan LSF  dalam mengampanyekan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. “Kami akan dukung dan siap membantu dalam Kampanye Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. Mari bersama-sama kita dukung gerakan ini,” ajak Djonny.

Tak hanya itu, LSF dan GPBSI juga terus berkomitmen dalam meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan. “Prinsipnya adalah masyarakat memiliki literasi yang cukup untuk menonton sehingga dapat memilih tontonan sesuai klasifikasi usia,” imbau Rommy.

Selanjutnya, Ketua Komisi I LSF, Nasrullah menjelaskan bahwa LSF telah memberikan STLS untuk digunakan bagi yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan. Sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, disampaikan Nasrullah bahwa bioskop menjadi pusat peradaban, pusat pembelajaran di luar sekolah bagi anak. “Bioskop adalah bagian penting dalam pemajuan ekosistem perfilman nasional. LSF hadir bersama bioskop dan masyarakat melalui perfilman,” tutur Nasrullah.

Prayitno, salah satu pengusaha bioskop turut mendukung adanya Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. Baginya, dalam ekosistem perfilman bioskop merupakan tempat berkumpul masyarakat dalam suasana menyenangkan untuk menonton film. “Mari kita gaungkan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri,” ajak Prayitno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LSF Sensor 40.638 Judul Film Sepanjang 2021: Ada Dua Yang Tak Lolos, Film Apa Itu?

LSF Sensor 40.638 Judul Film Sepanjang 2021: Ada Dua Yang Tak Lolos, Film Apa Itu?

News | Rabu, 23 Maret 2022 | 11:24 WIB

Sempat Vakum 2 Tahun, Malam Anugerah Lembaga Sensor Film Kembali Digelar

Sempat Vakum 2 Tahun, Malam Anugerah Lembaga Sensor Film Kembali Digelar

Entertainment | Senin, 15 November 2021 | 20:27 WIB

LSF Sensor 39.863 Judul Sepanjang 2020, Terbanyak dari Televisi

LSF Sensor 39.863 Judul Sepanjang 2020, Terbanyak dari Televisi

Entertainment | Kamis, 11 Februari 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Jadwal Balap MotoGP Spanyol 2026: Menanti Aksi Pembalap Indonesia Veda Ega Raih Podium Lagi

Jadwal Balap MotoGP Spanyol 2026: Menanti Aksi Pembalap Indonesia Veda Ega Raih Podium Lagi

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 14:32 WIB

Viral Curhatan Kakak: Banting Tulang Demi Biayai Kuliah, Adik Malah Hamil di Luar Nikah

Viral Curhatan Kakak: Banting Tulang Demi Biayai Kuliah, Adik Malah Hamil di Luar Nikah

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 14:28 WIB

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:27 WIB

Review Orang-Orang Bloomington: Menguliti Kesepian di Balik Wajah Manusia

Review Orang-Orang Bloomington: Menguliti Kesepian di Balik Wajah Manusia

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:25 WIB

Cara dan Biaya Balik Nama Mobil Bekas Antar Provinsi, Simak Syarat dan Rinciannya

Cara dan Biaya Balik Nama Mobil Bekas Antar Provinsi, Simak Syarat dan Rinciannya

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 14:25 WIB

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas

Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas

Jawa Tengah | Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB