Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pendidikan

Metro

Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:20 WIB
Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pendidikan
US – Indonesia Higher Education Forum (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan U.S. Agency for International Development (USAID) guna memperkuat kerja sama bidang pendidikan di Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek terus mendorong program kerja sama perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi di negara lain. Salah satunya, melalui Connect and Collaborate (C2) 2022 US – Indonesia Higher Education Forum,Selasa (18/10).

Connect and Collaborate (C2) 2022 US – Indonesia Higher Education Forum merupakan forum yang dikuratori oleh USAID bersama LPDP, dengan peserta yang hadir sebanyak 150 orang, terdiri dari perwakilan universitas, pejabat pemerintah, dan institusi dari AS dan Indonesia

Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti pada Connect and Collaborate (C2) 2022 US – Indonesia Higher Education Forum di Jakarta mengatakan bahwa Indonesia dan AS telah menjalin kerjasama sejak lama, khususnya di bidang pendidikan.

"Kami menganggap Amerika Serikat sebagai salah satu mitra pembangunan terdekat Indonesia, tidak hanya dalam pendidikan tinggi tetapi juga pendidikan menengah,” ujar Suharti.

Kemendikbudristek telah meluncurkan lima kebijakan untuk mendorong kerja sama antara perguruan tinggi Indonesia dengan perguruan tinggi dari negara lain, di antaranya Matching Fund, Program Visiting Scholars, Program Magang dan Studi Independent Bersertifikat (MSIB), Emancipated Learning, program akreditasi penuh satu semester di luar kampus, beasiswa sarjana dan pascasarjana, dan pendirian Perguruan Tinggi Luar Negeri di Indonesia

Suharti juga menyampaikan bahwa Indonesia dan AS memiliki sistem pendidikan tinggi yang berbeda dan keduanya harus memahami sistem masing-masing terlebih dahulu sebelum memulai kemitraan.  

“Dengan mengidentifikasi isu-isu inti, kebijakan saat ini, dan tantangan saat ini, kami tentu ingin menciptakan kemitraan yang lebih sukses dan saling menguntungkan,” tutur Suharti.

Suharti berharap melalui forum ini, Indonesia dan AS dapat memperluas jejaring kolaborasi di masa depan. “Saya yakin konferensi tatap muka seperti ini adalah salah satu cara paling efektif untuk memulai kemitraan,” ujar Suharti.

Sementara itu  Officer In Charge USAID Indonesia, Laura Gonzalez menyampaikan Amerika Serikat dan Indonesia akan terus memperluas kerja sama bilateral dan saling membantu dalam bidang pendidikan.

“Kami bangga bekerja sama dengan Indonesia untuk meningkatkan akses ke pendidikan berkualitas di AS, yang merupakan rumah bagi beberapa universitas terbaik di dunia,” ucapnya.

Laura merasa kagum, saat ini Kemendikbudristek memiliki komitmen yang tinggi untuk memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri, termasuk di Amerika Serikat.

“Kita semua di sini memiliki minat yang sama untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia dan membantu lulusan Indonesia unggul dalam ekonomi digital saat ini,” kata Laura.

Laura berharap melalui forum ini, para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dari kedua negara, duduk bersama mendiskusikan cara memperkuat kerja sama. 

"Forum ini merupakan awal dari beberapa kolaborasi dan diskusi baru tentang bagaimana terus meningkatkan kerja sama yang lebih erat dan saya berharap dapat mempelajari peluang dan kemitraan baru dari acara ini,” ujar Laura.

Melalui beberapa program, Kemendikbudristek bekerja sama dengan USAID mendukung pendidikan dan pengembangan tenaga kerja seperti melalui program Accelerating Work Achievement and Readiness for Employment 3 (AWARE 3) yang mendukung peningkatan keahlian siswa-siswi di SMK.

Kemudian melalui program Mitra Kunci Workforce Development Initiative, Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI), Higher Education Partnership Initiative (HEPI), One Health Workforce – Next Generation (OHW-NG), serta program baru TEMAN LPDP (Technical Management LPDP), kedua pihak terus mendorong peningkatan kualitas serta peningkatan kolaborasi di bidang pendidikan tinggi.

Hingga saat ini Indonesia dan Amerika Serikat telah menciptakan lebih dari 700 MoU aktif perguruan tinggi. Selain itu, Sejak tahun 2021, 221 siswa/penerima IISMA dari lebih 2.500 penerima IISMA di luar negeri tengah belajar di Amerika Serikat, di antaranya Arizona State University, Boston University Metropolitan College, Michigan State University, Penn State University, The University of Pennsylvania, College of Liberal and Professional Studies, dan University of California, Davis. Di samping itu, terdapat juga 300 program S3 yang didanai bersama oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi-Fulbright.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nadiem Berbagi Pengalaman dengan Mahasiswa Indonesia di Boston

Nadiem Berbagi Pengalaman dengan Mahasiswa Indonesia di Boston

| Rabu, 21 September 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?

Alternatif Bubble Wrap, Bisakah Honeycomb Paper Wrap Menyelamatkan Masa Depan Belanja Online?

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:15 WIB

Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder

Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:15 WIB

"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna

"Bara Sang Pengarang", Novel Fantasi Misteri Sarat Makna

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli

Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:06 WIB

Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua hingga Ludes

Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua hingga Ludes

Sumut | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:57 WIB

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:56 WIB

Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup

Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup

Riau | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:55 WIB

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:54 WIB

Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku

Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku

Surakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:52 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB