Metro.Suara.com - Dalam sidang kasus perusakan CCTV yang menghambat penyidikan pembunuhan Brigadir J, Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir, mengaku membersihkan darah dengan serokan.
Kodir menceritakan saat kejadiann dirinya membersihkan darah mendiang Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo. Hal ini ia ceritakan saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022) kemarin.
"Kronologi bersihin darah bagaimana?" tanya jaksa yang dikutip pada Jumat (4/11/2022).
"Saya lagi di garasi, terus bilang, 'Mas tolong dong bersihin dalam'," jawab Kodir.
ART Ferdy Sambo itu mengatakan dirinya membersihkan darah dengan serokan kayu. Namun, ia tak menjelaskan siapa yang menyuruhnya membersihkan bagian dalam rumah. Ia mengaku melihat darah dan pecahan beling itu berada di dekat jasad Yosua.
"Apa yang kau lihat lagi?" tanya jaksa lagi.
"Runtuhan tembok," ujar Kodir.
"Ada nggak bekas tembakan di lantai?" tanya jaksa.
"Kurang jelas," jawab Kodir.
Baca Juga: Wujudkan Visi Berbudaya, Siapkah Metro Bergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia?
Kodir hadir sebagai saksi dalam sidang kasus ITE perusakan CCTV bersama terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nurpatria, pada Kamis (3/11/2022) kemarin. (*)