Ferry Irawan melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terhadap sang istri, Venna Melinda, diduga karena banyak sebab, salah satunya soal seksualitas.
Venna Melinda mengatakan, sesaat sebelum dianiaya di kamar hotel Kota Kediri, Jawa Timur, dua pekan lalu, dirinya sempat menolak saat diajak berhubungan intim oleh Ferry Irawan.
Pasalnya, Venna Melinda saat itu sedang lelah setelah bekerja serta penyakit asam lambungnya sedang kumat.
Hal yang sama diungkapkan Hotman Paris Hutapea—pengacara Venna Melinda—bahwa Ferry marah karena hasrat seksualnya tak terpenuhi oleh Venna Melinda.
Ketika menjadi tamu acara Rumpi No Secret, dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official, Kamis (19/1/2/2023), Hotman Paris mengatakan Ferry sudah meminta berhubungan intim dalam perjalanan ke Kediri.
Baca Juga: Bunda Corla vs Nikita Mirzani Cekcok di Live Instagram, Warganet: Apa Aja Diributin!
Tapi, sampai di hotel, Venna mengatakan dirinya tidak bisa berhubungan badan karena lelah menempuh perjalanan darat memakai mobil.
“Venna capek, jadi malamnya itu (Ferry) ditolak (berhubungan intim),” kata Hotman Paris.
Penolakan Venna Melinda itulah yang menyebabkan Ferry marah dan berujung pada penganiayaan.
Ditinggal sendirian
Sejak Senin (16/1) awal pekan ini, Ferry Irawan sudah dijebloskan ke sel tahanan oleh Polda Jawa Timur.
Ferry kini tinggal menunggu pemberkasan untuk disidang sebagai tersangka pelaku KDRT.
Soal persidangan hukum, Ferry tampaknya bakal sendirian membela diri. Sebab, tak ada pengacara yang mau membelanya.
Selain kondisi keuangan Ferry Irawan yang diragukan bisa menyewa pengacara sekaliber Hotma Sitompul, sejumlah nama pengacara lainnya juga tegas menolak.
Pengacaranya saat ini, Jeffry Simatupang, menegaskan tengah mempertimbangkan mundur.
Jeffry mengatakan, dirinya akan mundur bila hasil visum Venna Melinda sudah diterbitkan dan ada indikasi memang menjadi korban KDRT.
"Kami menyatakan siap mundur sebagai kuasa hukum kalau klien kami memang benar mematahkan tulang hidung pelapor," kata Jeffry Simatupang melalui keterangan tertulis, Rabu (18/1/2023).
Sebelumnya, beredar kabar Ferry Irawan meminta pertolongan pengacara beken Hotma Sitompul.
Tapi, sampai Ferry digiring ke sel tahanan, tak ada Hotma Sitompul yang tampil di dekatnya.
Sedangkan Sunan Kalijaga, yang awal-awal mendukung perdamaian Ferry – Venna Melinda, belakangan justru menegaskan tidak bakal mau membela lelaki itu.
"Kalau Ferry minta sekalipun saya nggak akan terima. Silahkan cari di Google kalau saya ini pengacara yang maju untuk membela wanita korban kekerasan, pelecehan seksual dan eksploitasi," kata Sunan Kalijaga.