Adhari W Prakarsa, kuasa hukum DHL, akhirnya angkat bicara tentang video tak senonoh itu.
Dia secara tegas membantah bahwa pemeran video tak senonoh itu adalah kliennya, yakni DHL.
Adhari mengatakan, DHL mengakui tidak pernah memproduksi video mesum tersebut.
Sebagai balasan, Adhari mengungkapkan DHL meminta dirinya melaporkan peredaran video mesum tersebut karena mencatut namanya.
“Ibu baru buat laporan kalau tak salah Jumat 13 Januari. Bikin laporan ke Polda Sumsel,” kata Adhari.