Sat Set Masuk Golkar, Ridwan Kamil Ternyata Mau Dijadikan Wakil Ganjar dan Maju Pilpres Lewat KIB?

Metro

Sabtu, 21 Januari 2023 | 13:58 WIB
Sat Set Masuk Golkar, Ridwan Kamil Ternyata Mau Dijadikan Wakil Ganjar dan Maju Pilpres Lewat KIB?
DUET MAUT: Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil digadang-gadang jadi pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 di Solo, Jumat (28/10/2022). (Instagram/@ridwankamil)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah resmi bergabung di Partai Golkar, bahkan langsung ditempatkan sebagai wakil ketua umum. Kang Emil juga sesumbar dapat menambah elektabilitas partai karena banyaknya followers yang dimiliki.

Namun belakangan masuknya Kang Emil di Partai Golkar ini menuai beragam pendapat. Hal inilah yang dibahas oleh pengamat politik Hasan Nasbi di kanal YouTube-nya.

Awalnya Hasan menilai Kang Emil memiliki sejumlah kelebihan seperti pengalaman di bidang teknokratis serta cocok dengan ideologi Partai Golkar.

"Yang membedakan adalah dia ini cukup aktif di media sosial dan punya pengikut yang sangat banyak. Jadi kalau 30 juta followers katanya, bagaimanapun itu modal yang kuat," ungkap Hasan, dikutip pada Sabtu (21/1/2023).

Menurut Hasan, bergabungnya Kang Emil di Partai Golkar membawa keuntungan untuk kedua pihak. Termasuk di antaranya, seperti yang dispekulasikan sejumlah pihak, yaitu untuk memuluskan agenda menyandingkan Ganjar Pranowo dan Kang Emil.

"Masuknya RK ke Partai Golkar untuk memuluskan agenda setting Ganjar-RK. Jadi Ganjar-RK bisa melalui kendaraan PDIP yang bergabung dengan Golkar, atau melalui KIB saja tapi calon presidennya Ganjar," ujar Hasan.

"Sebagai sebuah gimmick dan agenda setting, bolehlah, tapi kan harus dipikir juga jalannnya masuk akal  atau tidak," lanjut Direktur Cyrus Network tersebut.

Rupanya Hasan menilai spekulasi ini tidak mungkin terwujud. Yang pertama dibahas adalah sisi internal Partai Golkar yang telah mengusung nama calon presiden lewat Munas.

"Selain memutuskan siapa ketua umum, Partai Golkar juga memutuskan nama calon presidennya. Dan nama calon presiden yang diputuskan di dalam Munas itu adalah Airlangga Hartarto," jelas Hasan.

baca juga

Menurut Hasan, keputusan di Munas hanya bisa dicabut lewat forum besar serupa. Dia juga meyakini Kang Emil selaku kader baru di Partai Golkar juga pasti memahami mekanisme tersebut.

"Jadi nggak mungkin lah dalam keadaan normal seperti ini, sudah pasti tetap dengan keputusan Munas mereka. Masa mereka membatalkan keputusan organisasi sendiri karena pragmatisme politik? Kecuali Partai Golkar-nya mau diacak-acak lagi," terang Hasan.

"Jadi menurut saya Ganjar-RK itu agenda setting yang agak-agak halusinasi," sambungnya.

Selanjutnya Hasan menyoroti Partai Golkar yang akan mengkhianati KIB apabila bergabung dengan PDI Perjuangan demi mengusung Ganjar-Kang Emil.

Di sisi lain, Hasan juga mempertimbangkan status Ganjar sebagai kader PDIP yang loyal. Hasan rupanya berpandangan Ganjar tidak mungkin keluar dari PDIP kendati tak diberi tiket capres.

"Kalau Ganjar-RK disuruh maju lewat KIB saja, memang cukup secara tiket, tapi kan menyuruh Ganjar keluar dari PDIP, menyuruh anak melawan ibunya, menyuruh kader partainya melawan organisasinya," kata Hasan.

Memang ide mencalonkan Ganjar lewat KIB terdengar menarik. Namun manuver tersebut berpotensi menyebabkan partai politik jadi tidak solid dan memegang prinsip.

"Menurut saya Ganjar-RK itu bagus-bagus saja dari sisi perpaduan survei. Tapi dari sisi jalan nggak ketemu, kecuali mengkhianati organisasi, mengkhianati partai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan Pilih Ganjar, Habib Kribo Sebut Anies Baswedan Tipe Pemimpin yang Ditolak Rasul

Blak-blakan Pilih Ganjar, Habib Kribo Sebut Anies Baswedan Tipe Pemimpin yang Ditolak Rasul

Metro | Sabtu, 21 Januari 2023 | 10:40 WIB

Kasus Ditangani Polisi, Ganjar Pranowo Pastikan Beri Pendampingan Korban Pemerkosaan di Brebes

Kasus Ditangani Polisi, Ganjar Pranowo Pastikan Beri Pendampingan Korban Pemerkosaan di Brebes

Jogja | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:59 WIB

Siap-siap 4 Capres 2024! Ridwan Kamil Bakal Diusung Golkar, PDIP Calonkan Puan atau Ganjar?

Siap-siap 4 Capres 2024! Ridwan Kamil Bakal Diusung Golkar, PDIP Calonkan Puan atau Ganjar?

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 16:31 WIB

Gegara Masuk Golkar, Ridwan Kamil Disinggung Kacang Lupa Kulit Pernah Ditolong PKS-Gerindra-NasDem

Gegara Masuk Golkar, Ridwan Kamil Disinggung Kacang Lupa Kulit Pernah Ditolong PKS-Gerindra-NasDem

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:24 WIB

Blak-blakan Alasan Masuk Golkar, Kang Emil Malah Banjir Kritik: Belum Apa-apa Blunder?

Blak-blakan Alasan Masuk Golkar, Kang Emil Malah Banjir Kritik: Belum Apa-apa Blunder?

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:19 WIB

Ridwan Kamil Jadi Cadangan Airlangga Hartarto Kalau Gagal Maju Pilpres 2024?

Ridwan Kamil Jadi Cadangan Airlangga Hartarto Kalau Gagal Maju Pilpres 2024?

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 13:19 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×