Turki Berada di Jalur Gempa Paling Aktif Dunia, Korban Mencapai 3.823 Jiwa dan Terbesar Sejak 1939

Metro

Selasa, 07 Februari 2023 | 13:25 WIB
Turki Berada di Jalur Gempa Paling Aktif Dunia, Korban Mencapai 3.823 Jiwa dan Terbesar Sejak 1939
Gempa Turki (AFP/Ozan Kose)

Gempa bumi skala besar di wilayah Turki terjadi karena lokasinya berada persis di atas Lempeng Anatolia yang memiliki dua patahan besar.

Gempa bumi Turki dan Suriah berkekuatan 7,8 magnitude merenggut nyawa tidak kurang dari 3.823 jiwa, 2.023 luka-luka, serta 1.718 unit bangunan roboh. Lindu ini yang terkuat sejak gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) di Provinsi Erzincan, Turki pada 1939 dengan korban jiwa mencapai 30.000 orang.

Dikutip kantor berita Antara dari Aljazeera, gempa berkekuatan hampir sama, 7,4 Magnitude terjadi di Turki pada 1999. Korban meninggal dunia mencapai lebih dari 17.000 orang, termasuk sekira 1.000 orang di kota terbesarnya, Istanbul.

Turki berada jalur gempa yang termasuk paling aktif di dunia. Yaitu adanya dua patahan di Lempeng Anatolia. Karena kondisi geologi itu--seperti beberapa wilayah Indonesia dan negara-negara rawan gempa lainnya, antara lain Iran dan Jepang--Turki menjadi salah satu bagian dari zona-zona gempa paling aktif di dunia.

Gempa bumi skala besar di wilayah Turki terjadi karena lokasinya berada persis di atas Lempeng Anatolia yang memiliki dua patahan besar, yakni Patahan Anatolia Utara dan Patahan Anatolia Timur. Lempeng ini bersinggungan ke selatan di Lempeng Arab.

Kedua patahan, yaitu Patahan Anatolia Utara membentang antara Lempeng Anatolia dan Lempeng Eurasia di sebelah utara daratan Turki, dan Patahan Anatolia Timur membentang di sepanjang Lempeng Arab hingga bagian tenggara Turki.

Pergerakan di Patahan Anatolia Timur inilah yang diyakini menjadi pemicu gempa bumi dahsyat yang terjadi Senin (6/2/2023). Episentrum di Turki bagian tenggara yang berdekatan dengan perbatasan Turki-Suriah.

Gempa susulan membentang sepanjang sampai sekitar 200 km di sepanjang garis patahan besar, yakni Sesar Anatolia Timur, di sepanjang bagian tenggara Turki.

Chris Elders dari School of Earth and Planetary Sciences pada Universitas Curtin di Perth, Australia, mengungkapkan Gempa Turki amat dahsyat dan menghancurkan, karena episentrum hanya 18 km dari permukaan bumi atau sangat dangkal.

Akibatnya, tidak hanya menciptakan suara gemuruh, gempa juga melepaskan energi yang jauh lebih besar dibandingkan gempa berkedalaman di dalam kerak bumi.

Seorang pakar gempa Turki mendesak pemerintah negara itu agar memeriksa retakan di beberapa bendungan yang berada di kawasan gempa. Tujuannya sebagai langkah antisipasi kemungkinan bendungan jebol sehingga menciptakan banjir bandang.

Guncangan gempa juga dirasakan di Siprus yang berada di Laut Tengah atau Mediterania, Lebanon yang berbatasan dengan Suriah, dan Mesir.

Tim pencari dan penyelamat Turki dan Suriah tengah berusaha mencari korban yang masih tertimbun rangkaian bangunan yang ambruk diguncang gempa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Legislator Ajak Pemerintah dan Rakyat Indonesia Bantu Korban Gempa di Turki

Legislator Ajak Pemerintah dan Rakyat Indonesia Bantu Korban Gempa di Turki

DPR | Selasa, 07 Februari 2023 | 13:21 WIB

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Riau | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:12 WIB

Luluh Lantah Turki dan Suriah Usai Diterjang Gempa Bumi Dahsyat

Luluh Lantah Turki dan Suriah Usai Diterjang Gempa Bumi Dahsyat

Foto | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:25 WIB

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:38 WIB

Gempa Bumi Turki, Pemain Sepak Bola Christian Atsu yang Pernah Perkuat Newcastle United dan Everton Dinyatakan Belum Ketemu

Gempa Bumi Turki, Pemain Sepak Bola Christian Atsu yang Pernah Perkuat Newcastle United dan Everton Dinyatakan Belum Ketemu

Metro | Selasa, 07 Februari 2023 | 09:20 WIB

Diguncang Dua Kali Gempa Dahsyat Mematikan, Turki Umumkan 7 Hari Berkabung

Diguncang Dua Kali Gempa Dahsyat Mematikan, Turki Umumkan 7 Hari Berkabung

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:16 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×