Saat Jalani Sidang Pengadilan Bharada E Dikawal Perempuan Keren: Kalau Kulit Icad Lecet Bagaimana?

Metro

Jum'at, 17 Februari 2023 | 12:10 WIB
Saat Jalani Sidang Pengadilan Bharada E Dikawal Perempuan Keren: Kalau Kulit Icad Lecet Bagaimana?
Sosok Wanita LPSK dampingi Bharada E bikin salfok publik ([screenshot])

Ini alasan mengapa Bharada E atau  Bharada Richard Eliezer selama persidangan dikawal perempuan keren selama persidangan Brigadir J.

Bhayangkara Dua atau Bharada E alias RE atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu banyak diperbincangkan di pengadilan. Mulai tekadnya menjadi Justice Collaborator (JC) untuk menguak kebenaran atas kejadian yang menimpa rekan kerja sekaligus teman satu kosnya, Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kemudian saat pembacaan pleidoi yang membuat publik jatuh hati, karena ia menyerahkan hubungan asmara kepada kekasih dengan kata puitis: bahagiamu, bahagiaku juga.

Sampai penampakan kelompok penggemar yang disebut Eliezer's Angels mengawalnya selama persidangan dari bangku pengunjung. Dan tak ketinggalan tentunya perempuan cantik dari bagian pengamanan Bharada E yang berdiri begitu dekat, bahkan menggandeng lelaki berusia 24 tahun lulusan pendidikan polisi 2019 itu.

Dalam kanal YouTube "Horas Inang" dari Irma Hutabarat Official, saat live streaming mengundang bintang tamu Edwin Partogi Pasaribu, S.H, Wakil Ketua LPSK RI, soal pengawal cantik Bharada E ini dibahas.

Ya, sebagai seorang pesakitan atau terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat, tentunya ia mesti datang mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dikawal petugas. Mulai anggota Polisi sampai Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Di antara netizen yang mengikuti jalannya persidangan Bharada E secara live streaming jadi penasaran, "Inang, tolong tanyakan siapakah yang cantik mengawal Bharada E?"

Irma Hutabarat yang akrab disapa Inang atau Mimma sontak tertawa beriring Edwin Partogi.

"Jadi mau tahu ya, namanya siapa, rumahnya di mana, mau kirim bunga, mau kenalan?" canda Mimma sembari memberikan kesempatan kepada Edwin Partogi untuk menjawab.

"Soal nama, itu rahasia perusahaan ya, akan tetapi kami memang menempatkan petugas perempuan ini dengan tujuan khusus," papar Erwin Partogi.

Ia menyebutkan, dalam jalannya sidang Bharada E, mayoritas pengunjung sidang adalah kaum perempuan. LPKS sebagai pihak yang harus menjaga keamanan terdakwa berstatus JC tentu harus memperhatikan sisi kenyamanan  mereka pula. Di samping pengamanan melekat.

"Bila petugas lelaki, mau memperingatkan pengunjung yang mendekat kepada Richard Eliezer dengan suara pelan pun mungkin terkesan keras. Bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, apalagi kalau terpaksa menyenggol mereka. Namun bila petugas perempuan jadinya lebih luwes, misalnya permintaan agar jangan mendekat, antara lain bisa bilang, "Nanti kalau kulit Icad lecet, bagaimana?"," kata Edwin Partogi memberikan contoh pendekatan persuasif.

Irma Hutabarat merespons dengan tawa dan berkomentar strategi LPKS hingga sampai tahap demikian.

Edwin Partogi Pasaribu membenarkan. LPKS mesti menjaganya begitu ketat, sejak Bharada E menyampaikan keinginan untuk dilindungi sebagai Justice Collaborator (JC). Ia ditempatkan di safe house, serta mendapat pengawasan dan pengamanan ketat.

Status sebagai JC pun menjadi tonggak baru dalam sejarah peradilan di Tanah Air. Semoga keadilan bisa terus diterapkan bagi seluruh masyarakat Indonesia, demikian harapan Irma Hutabarat dan Edwin Partogi Pasaribu di pengujung acara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat: Satu Kamar dengan Rekan Kerja Artinya Satu Jiwa Satu Perasaan, Tunjukkan Bharada E yang Suci

Orangtua Brigadir Yosua Hutabarat: Satu Kamar dengan Rekan Kerja Artinya Satu Jiwa Satu Perasaan, Tunjukkan Bharada E yang Suci

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 09:01 WIB

Ini Pernyataan Kapolri Tentang Peluang Bharada Richard Eliezer Kembali Dinas di Kepolisian

Ini Pernyataan Kapolri Tentang Peluang Bharada Richard Eliezer Kembali Dinas di Kepolisian

Metro | Jum'at, 17 Februari 2023 | 06:00 WIB

Nasib Keanggotaan Bharada Richard Eliezer Akan Diputuskan Melalui Sidang Komisi KKEP, Bisa Lanjut Bekerja di Kesatuannya?

Nasib Keanggotaan Bharada Richard Eliezer Akan Diputuskan Melalui Sidang Komisi KKEP, Bisa Lanjut Bekerja di Kesatuannya?

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 11:58 WIB

Harus Melompati 18 Hierarki, Mana Berani Seorang Richard Eliezer Membangkang Perintah Ferdy Sambo?

Harus Melompati 18 Hierarki, Mana Berani Seorang Richard Eliezer Membangkang Perintah Ferdy Sambo?

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 08:24 WIB

Hal Meringankan dan Memberatkan yang Membuat Bharada Richard Eliezer Diganjar 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Hal Meringankan dan Memberatkan yang Membuat Bharada Richard Eliezer Diganjar 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 07:43 WIB

Terkuak, Mengapa Kedua Orangtua Richard Eliezer Tidak Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Saat Sidang Vonis Putranya

Terkuak, Mengapa Kedua Orangtua Richard Eliezer Tidak Hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Saat Sidang Vonis Putranya

Metro | Kamis, 16 Februari 2023 | 06:30 WIB

Terkini

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:37 WIB

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:30 WIB

5 Cara Menyimpan Sepatu agar Tidak Berjamur, Bebas Bau Apek

5 Cara Menyimpan Sepatu agar Tidak Berjamur, Bebas Bau Apek

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub

Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:28 WIB

DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir

DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:21 WIB

×