Putri Candrawathi dikabarkan meninggal dunia setelah ditemukan tewas gantung diri di dalam sel tahanan. Istri Ferdy Sambo ini sebelumnya divonis 20 tahun penjara oleh hakim karena terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Kabar meninggalnya Putri Candrawathi diunggah oleh kanal YouTube Hobi Info. Dalam thumbnail video, tampak potret Putri Candrawathi yang dikelilingi dengan rangkaian bunga.
Tak hanya itu, terlihat foto ambulans dan beberapa tamu undangan yang datang melayat. Dengan keterangan breaking news, video itu memiliki judul "INNALILLAHI, Istri Ferdy Sambo Tiba di Rumah Duka, Ditemukan Meninggal Akibat Gantung Diri".
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 33.000 penayangan. Namun, apakah benar jika Putri Candrawathi telah meninggal dunia akibat gantung diri?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 31 detik tersebut, tidak ada pernyataan yang menyebutkan secara valid bahwa Putri Candrawathi meninggal dunia akibat gantung diri.
Namun, narator dalam video itu menampilkan kamal YouTube lain yang mengabarkan hal serupa. Narator juga mengatakan secara jelas bahwa pemberitaan itu merupakan kabar bohong atau hoaks.
Mengingat saat ini Putri Candrawathi sedang ditahan oleh pihak berwajib, jika ada kabar bahwa istri Ferdy Sambo meninggal dunia, pasti akan ada informasi resmi yang diberikan oleh pihak kepolisian atau instansi terkait.
Di sisi lain, foto iringan jenazah yang dicantumkan oleh pengunggah video diambil dari potret ketika selebgram Laura Anna meninggal dunia.
Baca Juga: PHRI DIY Sebut Reservasi Hotel Usai Lebaran Sudah Tembus 80 Persen
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Candrawathi meninggal dunia akibat gantung diri adalah berita palsu atau hoaks.
Tidak ada korelasi antara judul dan isi video serta thumbnail yang ditampilkan. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa kabar itu adalah berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].