Sosok Ibu Ida Dayak saat ini tengah menjadi perhatian publik. Pasalnya, Ida Dayak mampu menyembuhkan penyakit seperti patah tulang.
Kehebatan Ida Dayak tampaknya terdengar hingga ke negara tetangga. Belakangan, beredar kabar bahwa Ibu Ida Dayak telah dikontrak oleh Raja Malaysia senilai Rp 5 miliar.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube JEJAK SELEBRITIS dengan mengunggah sebuah video singkat berjudul "Hari Ini 10 April 2023, Ibu Ida Dikontrak 5 Milyar Oleh Raja Malaysia".
Keterangan serupa juga terlihat dalam thumbnail yang berbunyi, "Resmi Dikontrak 5 Milyar Oleh Raja Malaysia, Ibu Ida Dayak Bakal Bakti Sosial di Malaysia".
Sementara itu, foto dalam thumbnail memperlihatkan dua orang penyiar yang tengah membawakan berita di stasiun TV dengan potret Ibu Ida Dayak di belakang mereka.
Hingga kini, video berdurasi 3 menit 35 detik tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 9.900 penayangan. Lantas, benarkah Ida Dayak telah dikontrak oleh Raja Malaysia?
CEK FAKTA:
Informasi yang diklaim dalam video tersebut adalah salah. Pasalnya, sepanjang video tidak ada pernyataan resmi yang dapat membuktikan Ibu Ida Dayak telah dikontrak oleh Raja Malaysia senilai Rp 5 miliar.
Hingga akhir video, narator sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa Ida Dayak mendapatkan kontrak tersebut.
Baca Juga: Panduan Sholat Gerhana Matahari 2023 Sebelum Lebaran: Jadwal, Niat, Tata Cara dan Keutamaannya
Menurut penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Ida Dayak telah terikat kontrak dengan Raja Malaysia.
Selain itu, tidak ada keselarasan antara judul dengan isi video. Pengunggah video bahkan mengedit foto dalam thumbnail untuk tujuan tertentu.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ida Dayak dikontrak oleh Raja Malaysia senilai Rp 5 miliar merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].