Hubungan antara Amanda Manopo dan Arya Saloka masih menjadi sorotan publik sejak keduanya beradu peran dalam sinetron Ikatan Cinta.
Belakangan ini, beredar video yang menyebutkan bahwa Arya Saloka memaksa Amanda Manopo melakukan hal mesum di dalam mobil.
Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube Amanda Chanel yang mengunggah sebuah video berjudul "Kembali Viral || Arya Saloka Paksa Amanda Lakukan di Dalam Mobil".
Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail video. Tak hanya itu, tampak foto seorang perempuan dan lelaki yang berada di dalam mobil, di mana wajah perempuan tersebut seperti sedang berteriak.
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 4.000 penayangan. Namun, benarkah klaim tersebut?
CEK FAKTA:
Keterangan yang tertera pada judul video merupakan informasi salah. Setelah menonton video berdurasi 8 menit 26 detik tersebut, tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Arya Saloka memaksa Amanda Manopo melakukan hal mesum di dalam mobil.
Foto yang digunakan oleh pengunggah video merupakan hasil rekayasa dan kemungkinan besar foto lama yang digunakan dalam sinetron Ikatan Cinta.
Hingga akhir video pun tidak ditemukan penjelasan kredibel yang dapat membuktikan klaim seperti yang tertera pada judul.
Baca Juga: Lebaran Kelabu, Bocah di Pekalongan Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Kali Kupang
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka memaksa Amanda Manopo melakukan hal mesum di dalam mobil merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].