Ruben Onsu dikabarkan tak sadarkan diri sehingga membuat Sarwendah histeris.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Vemi Liar yang mengunggah sebuah video singkat berjudul "INALILLAHI! SARWENDA HISTERIS RUBEN ONSU SUDAH TAK SADARKAN DIRI, HINGGA SEISI RUANGAN KETAKUTAN?"
Narasi dalam thumbnail juga menyebut bahwa Sarwendah mengakui Ruben Onsu telah pasrah. Tampak potret Ruben Onsu berbaring di ranjang rumah sakit ditemani oleh anak dan istrinya. Terlihat pula foto Ivan Gunawan yang diketahui kerabat artis terdekat dengan Ruben Onsu.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.700 penayangan. Lantas, benarkah Ruben Onsu tak sadarkan diri sehingga membuat Sarwendah histeris?
CEK FAKTA:
Ruben Onsu baru-baru ini memang dirawat di rumah sakit. Dalam unggahan Instagram terbarunya, presenter kondang itu tampak berbaring dengan selang kantong darah dan infus yang mengalir di tangannya.
Namun, pada potret tersebut, Ruben Onsu terlihat sadar dan bukan tak sadarkan diri, sebagaimana yang diklaim dalam judul video.
Selain itu, Sarwendah sendiri belum mengonfirmasi apa penyakit yang diderita suaminya sehingga membuat Ruben Onsu harus menerima transfusi darah.
Dengan kata lain, dalam video berdurasi 3 menit 33 detik tersebut, tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Sarwendah histeris karena Ruben Onsu tak sadarkan diri.
Baca Juga: Kenang Moonbin ASTRO, SinB VIVIZ: Aku Pikir Aku akan Menua Bersamamu!
Pengunggah video hanya menjelaskan informasi terkait dirawatnya Ruben Onsu dan sama sekali tidak memberikan penjelasan kredibel terkait klaim Ruben Onsu sudah tidak sadarkan diri.
Pemilik akun kemungkinan sengaja menuliskan judul yang dapat menggiring opini publik dan menimbulkan asumsi menyesatkan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Sarwendah histeris karena Ruben Onsu tak sadarkan diri merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].