Suami Putri Candrawathi, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Menurut kabar yang beredar, Ferdy Sambo akan menjalani eksekusi mati siang hari ini di lapas Nusakambangan. Proses hukuman mati tersebut akan disiarkan secara langsung.
Kabar tersebut dibagikan melalui kanal YouTube INFO VIRAL yang mengunggah video singkat berjudul "Live Siang Ini, Pelaksanaan £ks€kusi FS di Nusakambangan".
Sementara itu, pada thumbnail terlihat keterangan yang berbunyi, "Disiarkan Langsung! Proses Eksekusi Mati FS Di Nusakambangan Siang Ini". Terlihat Ferdy Sambo bertelanjang dada dan sedang diseret oleh beberapa orang di dalam penjara.
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 8.000 penayangan. Namun, benarkah pelaksanaan hukuman mati Ferdy Sambo akan dilakukan siang ini?
CEK FAKTA:
Narator dalam video berdurasi 2 menit 2 detik di atas sama sekali tidak menjelaskan tentang klaim eksekusi mati Ferdy Sambo.
Hingga akhir video, narator hanya menyampaikan bahwa ada kanal YouTube lainnya yang membuat berita serupa. Narator kemudian menyebutkan bahwa hal itu adalah salah.
Setelah ditelusuri, tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara akurat soal Ferdy Sambo akan dieksekusi mati siang ini di lapas Nusakambangan secara live.
Tak hanya itu, Ferdy Sambo sendiri tidak dipenjara di Nusakambangan, melainkan di Mako Brimob. Foto yang digunakan dalam thumbnail pun hasil editan, di mana sosok lelaki foto tersebut bukanlah Ferdy Sambo.
Baca Juga: CEK FAKTA: RANS Entertainment Berikan Dukungan kepada Ganjar Pranowo Lewat Deklarasi Serentak?
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo akan dieksekusi mati di Nusakambangan melalui siaran langsung merupakan berita bohong atau hoaks.
Unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tidak berhubungan dengan judul yang tertera.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].