Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dikabarkan telah menjalani eksekusi mati dan diberi penghormatan terakhir.
Kabar kematian suami Putri Candrawathi usai dijatuhi hukuman mati itu disebarkan oleh kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video berjudul "GEMPAR!! HARI INI FERDY SAMBO TELAH DIEKSEKUSI DAN DIBERI PENGHORMATAN TERAKHIR".
Pada thumbnail video terdapat narasi yang sama. Tampak anggota kepolisian membawa peti mati dan foto Ferdy Sambo dalam bingkai.
Dalam upacara pemakaman itu turut hadir Putri Candrawathi, Bharada E, hingga Kapolri. Video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 8.600 penayangan hingga kini.
Namun, benarkah Ferdy Sambo hari ini telah dieksekusi mati dan diberi penghormatan terakhir?
CEK FAKTA:
Informasi yang menyebut bahwa Ferdy Sambo telah menjalani eksekusi mati dan diberi penghormatan terakhir adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 16 detik tersebut, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo telah dieksekusi mati dan diberi penghormatan terakhir.
Alih-alih memberikan penjelasan kredibel, narator pada video hanya memasukkan cuplikan ketika Ferdy Sambo menjalani sidang.
Baca Juga: Putri Anne dan Arya Saloka Pakai Jaket Bermotif Sama, Tepis Isu Perceraian?
Tak hanya itu, narator juga menjelaskan terkait hukuman mati yang dijatuhkan hakim kepada Ferdy Sambo.
Faktanya, hingga kini Ferdy Sambo masih mendekam di Mako Brimob. Foto yang digunakan pada thumbnail pun hanyalah hasil editan dan tidak ada kaitannya dengan Ferdy Sambo.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo telah menjalani eksekusi mati dan diberi penghormatan terakhir merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan di atas tidak memiliki keselarasan antara isi video dengan judul, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].