Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dikabarkan mencoret lima orang pemain di klub Maung Bandung tersebut. Sebagai gantinya, ia merekrut eks bek Tottenham keturunan Italia, Giancarlo Gallifuoco.
Namun, kabar yang menyebut bahwa Bojan Hodak mencoret lima orang pemain Persib Bandung dan mendatangkan Giancarlo Gallifuoco adalah informasi palsu.
Setelah melakukan cek fakta, itu merupakan rumor karena penampilan Persib Bandung yang dinilai melempem pada musim ini.
Kabar Bojan Hodak merekrut Giancarlo Gallifuoco dan mencoret lima pemain Persib Bandung itu disebarkan oleh kanal YouTube PERSIB PEDIA yang mengunggah video berdurasi 5 menit 9 detik.
Video dengan judul "KEPUTUSAN TEPAT! Bojan Hodak Coret 5 Pemain Persib Yang Terbukti Tampil Jelek~Datangkan Bek Italia" itu memiliki thumbnail Bojan Hodak serta potret Giancarlo Gallifuoco.
Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 29.000 penayangan. Lantas, benarkah Bojan Hodak ingin merekrut Giancarlo Gallifuoco dan mencoret lima pemain Persib?
![Benarkah Bojan Hodak datangkan Giancarlo Gallifuoco. [[YouTube/Persib Pedia]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/16/1-benarkah-bojan-hodak-datangkan-giancarlo-gallifuoco.jpg)
PENJELASAN:
Sepanjang video, tidak ditemukan adanya bukti valid maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Bojan Hodak mencoret lima pemain Persib Bandung dan mendatangkan Giancarlo Gallifuoco.
Narator pada video hanya menyebutkan rumor soal lima pemain yang akan dicoret Bojan Hodak, termasuk isu perekrutan eks bek Tottenham tersebut.
Baca Juga: Baim Wong Ingin Dekat dengan Keluarga Arya Saloka, Warganet: Ditunggu Konten Bareng Putri Anne
Namun faktanya, Giancarlo Gallifuoco masih terikat dengan klub Liga Malaysia hingga 30 November 2023. Artinya, Bojan Hodak tidak bisa merekrut Giancarlo Gallifuoco.
Oleh karena itu, isi video terbukti berbeda dengan judul yang tertera. Kabar yang menyebut bahwa Bojan Hodak mencoret lima pemain Persib Bandung dan mendatangkan Giancarlo Gallifuocon merupakan hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].