Ada di bawah bayang-bayang bakal turun hujan, Timnas Indonesia memiliki langkah antisipatif.
Hanya dalam bilangan jam, pada Selasa (17/10/2023) Timnas Indonesia bakal bertarung menghadapi Timnas Brunei Darussalam di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei.
Situasi cuaca di negara ini, meski sedemikian dekat dengan Indonesia terasa unik, karena kita tengah mengalami gejala El Nino berupa musim kemarau berkepanjangan, akan tetapi wilayah Brunei sudah mulai hujan.
Bukti paling konkret adalah Senin (16/10/2023) saat Timnas Indonesia gagal mengadakan official practice atau latihan resmi karena tempat berlatih hujan deras. Sebagai alternatifnya, latihan digelar indoor.
Bagaimana situasi cuaca di Bandar Seri Begawan hari ini?
Dikutip dari Google Weather, potensi hujan hari ini, Selasa (17/10/2023) mencapai 70 persen. Dengan kondisi variatif, bulan muncul sedikit, berawan, sedikit timbul, dan mencapai kemungkinan turun hujan 70 persen pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat pada Rabu (18/10/2023).
Namun tunggu dulu, mulai pukul 21.00 waktu setempat, kemungkinan hujan secara gradual menaik, mulai dari 30 persen, 40 persen, hingga 50 persen.
Sedangkan laga dimulai sekira pukul 19.30 WIB atau 20.30 waktu setempat. Antara 20.30 menuju 21.00 tentunya tidak jauh, apalagi laga dipentaskan lebih dari 30 menit pastinya, yaitu dua kali 45 menit.
Apakah kondisi hujan akan membuat tanding Timnas Indonesia vs Brunei dihentikan?
![Timnas Indonesia berlatih indoor pada Senin (16/10/2023) karena kendala hujan [[pssi.org].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/17/1-timnas-indonesia-berlatih-indoor-pada-senin-16102023-karena-kendala-hujan.jpg)
Menurut Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, kondisi hujan berupa air, butiran es, hingga salju tidak akan mengubah jalannya pertandingan, yaitu harus tetap berjalan.
Akan tetapi bila terjadi curah hujan berlebihan yang berpotensi menjadi masalah bagi lapangan sepak bola, akan terjadi pengecualian.
Yaitu antara lain:
- Kondisi lapangan bermain. Jika lapangan sepak bola memiliki terlalu banyak genangan air atau terjadi genangan air di berbagai titik, pemain akan kesulitan mengontrol bola dan mengopernya secara akurat.
- Jika bola tergelincir dan situasi lapangan membuat laju tertahan, maka akan dianggap sebagai kondisi yang tidak dapat dimainkan.
- Wasit bisa membatalkan pertandingan jika kondisi lapangan tidak sesuai standar.
- Kawasan penyelenggaraan pertandingan rawan terjadi petir dan halilintar atau fenomena alam yang membahayakan penonton, pemain, serta pihak penyelenggara.
Bila laga nanti malam berlangsung dalam kondisi hujan yang tidak terhindarkan dan wasit menyatakan "show must go on" atau tetap lanjut, maka Timnas Indonesia secara fisik mesti membekali diri dengan protektor bertanding, serta menjaga fisik.
Dikutip dari Soccersden dibutuhkan persiapan untuk tim serta setiap pemain. Berikut daftarnya:
Untuk tim
* Para pemain tetap berada di dalam ruangan atau di tempat duduk yang terhindar dari hujan.
- Pengecualian adalah pemain yang dipanggil untuk turun atau bermain, harus siap di lapangan.
- Tidak dibolehkan berdiri di lapangan bila tidak perlu, di saat hujan turun.
- Kenakan jas hujan atau payung selama pertandingan belum dimulai sambil berada di luar. Tujuan utamanya menjaga diri tetap kering dan segar sebelum pertandingan.
* Untuk berlatih gunakan ruangan indoor.
* Ruang ganti pemain bisa digunakan untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat, utamanya bila suhu menurun.