Ferdy Sambo Sebut Brigadir J "Harus Dikasih Mati", Bharada E: Saya Kaget Disuruh Bunuh Orang

Suara Moots

Jum'at, 02 Desember 2022 | 13:53 WIB
Ferdy Sambo Sebut Brigadir J "Harus Dikasih Mati", Bharada E: Saya Kaget Disuruh Bunuh Orang
Foto kolase Bharada E dan Ferdy Sambo. ([Suara.com/Alfian Winanto])

Ferdy Sambo, otak pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, menyebut korban harus mati. Sebab, mantan Kadiv Propam Polri itu menyebut Yosua telah melecehkan istrinya, Putri Candrawathi.

Pernyataan ini disampaikan Bharada E atau Richard Eliezer yang juga jadi terdakwa dalam kasus ini, saat bersaksi dalam persidangan dengan terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, Rabu (30/11/2022).

Richard mengatakan, awalnya dirinya disampaikan dipanggil oleh Ferdy Sambo di lantai 3 rumah Saguling dari Ricky Rizal. Informasi ini sontak membuat ia kaget karena sebelumnya tidak pernah dipanggil ke lantai 3.

Saat disampaikan hal itu, Richard sedang berkumpul bersama ajudan Ferdy Sambo lainnya di luar. Termasuk salah satunya Brigadir J.

"Bang Ricky ambil kursi taruh dekat saya, baru dia agak mendekat ke saya. 'Chad dipanggil bapak di lantai 3'. Kaget dong saya karena sebelum-sebelumnya tidak pernah dipanggil sampai ke lantai 3. Apalagi untuk dipanggil (oleh) bapak (Ferdy Sambo--red)."

"Saya tanya ke Bang Ricky, bang kenapa, ada apa bang? 'Gak tahu Chad'. Saya agak mikir dulu, kenapa bapak panggil saya ke lantai 3.  Baru mau berdiri, Bang Ricky bilang, 'naik lift aja Chad'," ujar Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Saat lift lantai 3 terbuka, Bharada E melihat sudah ada Ferdy Sambo duduk di sofa ruang keluarga. Sambo, kata dia, terlihat menangis. Awalnya, saat itu hanya ada dirinya dan Sambo saja yang ada di lokasi. 

"Bapak duduk di sofa yang panjang sebelah kanan. Pak FS bilang ke saya, 'Kamu tahu enggak? Ada kejadian apa di Magelang?' Saya bilang, 'Siap, saya tidak tahu Bapak'," ucap Eliezer.

Richard mengatakan, tidak lama kemudian Putri Candrawathi datang dan duduk di samping Ferdy Sambo. Saat itu, kata dia, Sambo berkata kepadanya menjelaskan soal pelecehan seksual sembari menangis.

baca juga

"Dia bilang, 'Yosua sudah melecehkan Ibu di Magelang'. Dengar itu saya kaget dan takut juga karena posisinya kami ajudan yang ada di Magelang saat itu. Dalam hati saya ini betulkah, tidakkah. Baru dia bilang, 'Kurang ajar anak ini, dia sudah tidak menghargai saya. Dia sudah menghina harkat dan martabat saya'," tuturnya.

Richard mengungkapkan, saat itu Ferdy Sambo berbicara sambil emosi dan mukanya terlihat merah. 

"Jadi, setiap habis bicara, ada sisi diam untuk nangis. Baru dia bilang lihat ke saya, 'Memang harus dikasih mati anak itu'," ungkapnya.

Mendengar itu, Richard mengaku kaget dan terdiam. Saat itu, Ferdy Sambo pun memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J.

"Dia bilang, 'Nanti kau yang tembak Yosua, ya. Karena kalau kamu yang tembak Yosua, saya yang akan jaga kamu. Tapi kalau saya yang tembak, tidak ada yang jaga kita'," terangnya.

Setelahnya, lanjut Richard, Ferdy Sambo menyampaikan skenario tembak-menembak dengan Brigadir J. Eksekusi dilakukan di Rumah Duren Tiga. 

"Dia langsung jelaskan skenarionya di situ. Kita bilangnya tidak (rumah) di Duren Tiga, tapi 46 (untuk istilah rumah Duren Tiga). 'Jadi gini Chad, skenarionya di 46. Jadi nanti skenarionya, ibu dilecehkan sama Yosua, baru ibu teriak, kamu dengar (teriakan) kamu respons, Yosua ketahuan, Yosua tembak kamu, kamu tembak balik Yosua, Yosua yang mati'. Dia jelaskan itu yang mulia," tuturnya menirukan ulang perkataan Ferdy Sambo.

"Saya kaget yang mulia. Ih saya disuruh bunuh orang, saya kaget takut. Pikiran saya sudah kacau, tertekan. Baru dia bilang, 'Sudah kamu tenang aja. Kamu aman. Karena posisinya kamu itu bela ibu, pertama. Yang kedua, kamu membela diri karena kamu ditembak duluan. Jadi kamu aman, kau tenang aja'," pungkas Bharada E.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambil Menangis, Pilunya Ayah Bharada E Sebut Anaknya Cuma Korban: Ferdy Sambo Jantanlah!

Sambil Menangis, Pilunya Ayah Bharada E Sebut Anaknya Cuma Korban: Ferdy Sambo Jantanlah!

Your Say | Jum'at, 02 Desember 2022 | 11:32 WIB

Cuti Brigadir J hingga Waktu Penerbitan Surat Jadi Sorotan, Berapa Lama Jam Kerja Polisi Sebenarnya?

Cuti Brigadir J hingga Waktu Penerbitan Surat Jadi Sorotan, Berapa Lama Jam Kerja Polisi Sebenarnya?

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 20:25 WIB

Pengacara Bantah Soal Sambo dan Putri Candrawathi Tak Harmonis: Buktinya Ada Perayaan Anniversary di Magelang

Pengacara Bantah Soal Sambo dan Putri Candrawathi Tak Harmonis: Buktinya Ada Perayaan Anniversary di Magelang

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 20:11 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×