Kronologi Alprih Priyono, Eks Asisten Panji Petualang Meninggal Dipatuk Baby King Kobra

Suara Moots

Rabu, 21 Desember 2022 | 19:40 WIB
Kronologi Alprih Priyono, Eks Asisten Panji Petualang Meninggal Dipatuk Baby King Kobra
Alprih Priyono, eks asisten Panji Petualang meninggal dunia dipatuk baby king kobra. ([Instagram @alprih_priyono])

Kabar duka datang dari Alprih Priyono (26). Eks asisten Panji Petualang itu meninggal dunia pada, Senin (19/12/2022) dini hari.

Almarhum meninggal akibat dipatuk ular baby king kobra di Gang Lipur Kota Sukabumi.

Teman dekat almarhum, Mochamad Shidiq Syaeful Rachman (30), menceritakan kronologi Alprih digigit baby king kobra.

Saat itu, Shidiq bersama teman-temannya yang lain sedang nonton bareng final Piala Dunia 2022 Qatar, Minggu (18/12/2022) malam.

Shidiq menyebut ketika itu Alprih janji bertemu dengan anak belasan tahun di Gang Lipur atau tempat Shidiq nonton bareng.

Shidiq mengatakan anak laki-laki tersebut mengaku berasal dari wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. 

Anak ini janji bertemu dengan Alprih untuk menyerahkan ular baby king kobra yang dibawanya. 

Sementara Shidiq dan teman-temannya mengira Alprih datang ke Gang Lipur hanya untuk santai dan ngopi bareng.

Menurut Shidiq, anak itu datang ke Gang Lipur bersama temannya menggunakan sepeda motor sambil membawa ular yang dimasukkan ke goodie bag. 

Sebelumnya, anak ini sudah dimarahi Alprih lantaran memainkan ular berbahaya tersebut. Ini diketahui dari status WhatsApp di handphone Alprih yang terlihat oleh Shidiq.

"Saya tahunya Alprih niat ke Gang Lipur itu untuk ngopi dan santai aja," kata Shidiq dikutip dari sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com--Rabu (21/12/2022).

Shidiq mengatakan maksud Alprih memarahi anak itu adalah untuk menyelamatkan anak tersebut dan ularnya. 

"Alprih niatnya nge-rescue. Nah ketika anak yang bawa ular itu tiba di Gang Lipur, (Alprih) memarahinya sampai orang itu pergi. Maksud Alprih marah itu untuk menyelamatkan ular dan orangnya," kata dia.

Singkatnya, ketika ular baby king kobra tersebut sudah dalam penguasaan Alprih, alumni SMPN 9 Kota Sukabumi ini dipatuk. 

Saat bersamaan, Shidiq dan teman-temannya tengah bersorak lantaran terjadi gol kedua timnas Argentina melawan timnas Prancis dalam pertandingan final Piala Dunia 2022 Qatar yang mereka tonton.

"Kebetulan peristiwa gigitan king kobra ini saat euforia bola. Kaget atau mungkin ular capek sehingga terjadilah gigitan," ujar Shidiq.

Setelah mendengar salah satu temannya berteriak Alprih digigit ular, Shidiq bergegas menghampiri. Namun, ular baby king kobra itu telah berdiri dengan kepala melebar.

Alprih yang sudah digigit pada jari tangan kirinya, masih berusaha menangkap ular itu menggunakan tangan kanan dan memasukkannya ke goodie bag warna merah.

"Sehabis itu kondisi Alprih muntah dan langsung kami bawa ke rumah sakit," kata Shidiq.

Setibanya di RSUD R Syamsudin SH sekira pukul 22.44 WIB, Alprih langsung ditangani petugas rumah sakit dan diberikan suntikan serum anti bisa ular.

Shidiq menyebut kondisi Alprih sempat membaik dan bertahan bahkan sampai tertawa menenangkan teman-temannya. Namun, Alprih kemudian masuk situasi kritis. Sementara ularnya dibunuh oleh warga.

"Yang saya ingat, pukul 00.15 (Senin, 19 Desember 2022 Alprih meninggal). Jadi selama satu jam lebih almarhum bertahan," katanya.

Shidiq kini merasa kehilangan sosok Alprih yang selain teman dekatnya, juga sering membantu orang lain termasuk orang tua Shidiq dan sopan terhadap semua orang. Shidiq menceritakan hal-hal positif tentang Alprih yang kesehariannya dikenal humoris serta memiliki banyak menyanyi dan pencak silat.

"Paling utama almarhum selalu membantu warga, bantu orang tua saya juga. Bahkan kalau orang tua saya sakit, dia tidak pernah malu untuk bantu memijat dan bersih-bersih rumah. Saya sangat kehilangan. Kalau main ke Gang Lipur juga suka ramah ke tetangga. Saya itu ada satu statement sabisa-bisa, kudu bisa, pasti bisa. Itu yang jadi kalimat penyemangat regenerasi animal untuk tidak menjual atau memelihar," kata Shidiq.

Alprih merupakan warga Gang Brawijaya 4 RT 02/06 Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Senin pagi, 19 Desember 2022, Alprih dimakamkan di TPU Tegal Pari Gotong Royong, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Akibat Gigitan Ular, Simak Penjelasan Bahaya Gigitan King Kobra

Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Akibat Gigitan Ular, Simak Penjelasan Bahaya Gigitan King Kobra

Moots | Rabu, 21 Desember 2022 | 19:03 WIB

Bahaya Gigitan King Kobra, Tewaskan Pawang Ular Eks Asisten Panji Petualang

Bahaya Gigitan King Kobra, Tewaskan Pawang Ular Eks Asisten Panji Petualang

Lifestyle | Rabu, 21 Desember 2022 | 17:43 WIB

Jadi Pelajaran! Mantan Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk King Kobra, Jangan Main-main dengan Ular Berbisa

Jadi Pelajaran! Mantan Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk King Kobra, Jangan Main-main dengan Ular Berbisa

Lifestyle | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:11 WIB

Terkini

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Sumsel | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:25 WIB

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Jatim | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB