Pratik pengobatan alternatif yang dilakukan Ida Dayak di Gor Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat dihentikan.
“Pengumuman! Pengobatan Ibu Ida Dayak pada hari selasa 4 April 2023 ditiadakan,” demikian papan pengumuman di depan Gor Kostrad, Cilodong, Depok seperti dikutip dari Depoktoday--jaringan Suara.com
Kabar ini tentu saja membuat kecewa para pasien yang datang ke lokasi tersebut. Padahal, praktik pengobatan Ida Dayak rencananya akan berlangsung dari 3-4 April 2023.
Selain praktik pengobatan alternatif Ida Dayak dihentikn, perempuan kelahiran Paser, Kaltim itu juga meminta agar pasien tidak mencarinya.
“Jangan dahulu cari ibu. Sebab takutnya nanti tidak bertemu sama ibu. Yang dari jauh itu jangan dahulu datang cari ibu, takutnya tidak bisa disembuhkan, takutnya kecewa,” ungkap Ida Dayak seperti dikutip dari kanal YouTube Petualang Ibu Dayak.
Ida Dayak melanjutknya bahwa semoga suatu saat bisa kembali dipertemukan dengan para pasiennya.
“Mana biaya jauh kasihan. Tunggu saja ibu, semoga nanti kita dipertemukan,” sambungnya.
Belum diketahui alasan utama praktik pengobatan alternatif Ida Dayak harus dihentikan.
Nama Ida Dayak tengah jadi perbincangan publik. Ida Dayak disebut tak pernah meminta imbalan kepada pasiennya saat memberikan pengobatan.
Namun, Ida Dayak menjual minyak bintang dengan harga Rp50 ribu. Ya, dalam praktik pengobatan yang ia lakukan, Ida Dayak kerap menggunakan minyak yang disebut minyak bintang.
Wanita bernama lahir Ida Andriyani lahir di Paser, Kaltim pada Juli 1972.
Disebut Ida Dayak karena dirinya sering menggelar pengobatan menggunakan pakaian Dayak dengan aksesorisnya.
Ia ternyata mengaku sebagai seorang muslim. Maka tak heran jika dalam pengobatan pasiennya, Ida Dayak mengucapkan kalimat Lailahaillallah (Tiada Tuhan Selain Allah) dan kalimat basmalah (dengan menyebut nama Allah).