7 Alasan Pengobatan Alternatif Ida Dayak Diserbu Ribuan Orang

Suara Moots

Kamis, 06 April 2023 | 20:48 WIB
7 Alasan Pengobatan Alternatif Ida Dayak Diserbu Ribuan Orang
Pengobatan alternatif Ida Dayak yang sedang viral di media sosial. ([Instagram/@idadayak.official])

Fenomena pengobatan alternatif Ida Dayak menuai sorotan publik. Bahkan pasiennya membludak.

Pasien yang ingin berobat tak hanya dari kalangan masyarakat umum. Ada pula dari tokoh publik.

Salah satunya Guruh Soekarnoputra, putra Proklamator RI Soekarno dan Fatmawati.

Terkait ini, Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menyebut setidaknya ada tujuh alasan orang melakukan pengobatan alternatif.

Pertama, kata Devie, masyarakat merasa optimis. 

"Namanya orang sakit tentunya ingin sembuh segera, karena kesehatan ialah harta utama kehidupan. Karenanya, alternatif menjadi jalan optimisme mencari kesembuhan," kata Devie, Kamis (6/4/2023).

Kedua, lanjutnya, geografis. Masyarakat di wilayah tertentu terkendala akses untuk ke fasilitas kesehatan. 

Kalaupun tersedia, masih belum sempurna fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas kesehatannya.

Ketiga, kata dia, historis. Pendekatan alternatif, menurutnya, sesuatu yang dekat dengan tradisi Indonesia.

baca juga

Karena tidak asing, maka masyarakat juga percaya ini menjadi alternatif kesembuhan.

"Keempat, ekonomis. Pakai alternatif biasanya tidak dikenakan biaya, bahkan bayar sesuai kemampuan atau gratis," tuturnya.

Kelima, naturalis. Ada yang merasa bahwa pakai alternatif lebih natural, bebas dari penggunaan bahan kimia yang bisa merusak tubuh. 

Kemudian keenam, holistik, yang disembuhkan bukan hanya fisik, tapi mental, jiwa, hingga spiritualitas.

Terakhir adalah eklektis. Pendekatan ganda campuran antara pengobatan konvensional dan alternatif menjadi jalan untuk mencapai kesembuhan.

Sebelumnya pengobatan alternatif Ibu Ida Dayak dijadwalkan digelar di Markas Divisi Infanteri II Kostrad, Cilodong, Kota Depok, pada Senin (3/4) dan Selasa (4/4). 

Namun pengobatan itu batal digelar karena membludaknya ribuan pasien yang datang sejak subuh untuk mendapatkan pengobatan Ibu Ida Dayak ini.

Jalan-jalan di seputar Markas Divisi Infanteri II Kostrad, Cilodong, Kota Depok, pada Senin (3/4) dan Selasa (4/4) macet parah hingga mencapai satu kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ida Dayak Urut Tangan Anak Bungsu Soekarno sampai Nangis Sesenggukan, Netizen: Kayaknya Itu Terharu

Ida Dayak Urut Tangan Anak Bungsu Soekarno sampai Nangis Sesenggukan, Netizen: Kayaknya Itu Terharu

Your Say | Kamis, 06 April 2023 | 19:55 WIB

CEK FAKTA: Heboh Aksi Ida Dayak Sembuhkan Pangeran Arab yang Koma 17 Tahun, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Aksi Ida Dayak Sembuhkan Pangeran Arab yang Koma 17 Tahun, Benarkah?

Your Say | Kamis, 06 April 2023 | 18:53 WIB

Pesulap Merah Bongkar Ritual Nari-Nari Ida Dayak, Bukan Mantra Tapi..

Pesulap Merah Bongkar Ritual Nari-Nari Ida Dayak, Bukan Mantra Tapi..

Entertainment | Kamis, 06 April 2023 | 18:35 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×