Organisasi Miss Universe (MUO) mencabut lisensi Miss Universe Indonesia (MUID) dari PT Capella Swastika Karya.
Pencabutan ini buntut dugaan pelecehaan seksual kepada sejumlah finalis saat proses pengecekan tubuh (body checking).
Body checking dilakukan tanpa busana, dan kegiatan itu terekam kamera CCTV.
Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan tengah diusut pihak kepolisian.
"Miss Universe Organization telah memutuskan untuk mengakhiri relasi dengan pemegang lisensi di Indonesia, yakni PT Capella Swastika Karya, dan National Director Poppy Capella," demikian pernyataan MUO di Instagram, dikutip Selasa (15/8/2023).
Pihak MUO juga membatalkan penyelenggaraan Miss Universe Malaysia 2023 di mana lisensinya juga dipegang oleh perusahaan Poppy Capella tersebut.
"Harus dibatalkan, tidak akan diperpanjang kontrak tambahan dari organisasi kami. Kami akan membatalkan Miss Universe Malaysia 2023."
Lantas bagaimana nasib keikutsertaan Fabienne Nicole selaku pemenang Miss Universe Indonesia 2023?
Terkait ini, pihak MUO akan mengusahakan agar Fabienne Nicole bisa tetap berpartisipasi dalam Miss Universe global pada 18 November mendatang.
Baca Juga: Usut Oknum Paksa Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Foto Telanjang, Polisi Selidiki
"Kami akan mengatur pemegang gelar Indonesia untuk bersaing di kontes Miss Universe tahun ini," tulis keterangan tersebut.
"Niat kami agar Fabienne berlaga di El Salvador, November ini. Kami sedang menyusun aturan agar hal itu (Fabienne tetap ikut serta) bisa terjadi," kata MUO.
Lisensi Miss Universe Indonesia 2023 dipegang oleh PT Capella Swastika Karya, setelah selama 30 tahun dipegang Yayasan Puteri Indonesia.
Fabienne Nicole menjadi pemenang Miss Universe Indonesia 2023 di bawah lisensi PT Capella Swastika Karya.