Siapa Mr Assaat yang Disinggung Anies Baswedan? Datuk Mudo Presiden Indonesia yang Terlupa

Suara Moots

Rabu, 06 September 2023 | 08:19 WIB
Siapa Mr Assaat yang Disinggung Anies Baswedan? Datuk Mudo Presiden Indonesia yang Terlupa
Siapa Mr Assaat yang Disinggung Anies Baswedan? Datuk Mudo Presiden Indonesia yang Terlupa (Twitter)

Bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan Persatuan (KPP) Anies Baswedan menyebut nama Mr Assaat saat menjadi pembicara kuliah umum salah satu kampus. 

Anies dalam video yang viral itu menyebut sosok Mr Assaat sebagai presiden dari Republik Indonesia Serikat (RIS). 

"Republik Indonesia hanya bagian kecil. Republik Indonesia presidennya Soekarno, Republik Indonesia Serikat, presidennya Mr Assaat. Ini fakta sejarah," kata Anies dalam video yang viral tersebut. 

Pernyataan dari Anies Baswedan ini kemudian dikoreksi oleh sejarawan Bonnie Triyana. 

"Oom @aniesbaswedan itu keliru sejarahnya. Kebalik. Yang bener Bung Karno adalah Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS), sedangkan Mr. Assaat gelar Datuk Mudo adalah pemangku jabatan Presiden Republik Indonesia berkedudukan di Yogyakarta," tulis Bonie di akun Twitter miliknya. 

Lantas siapa sebenarnya Mr Assaat tersebut? 

Assaat yang bergelar Datuk Mudo merupakan tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia kelahiran Dusun Pincuran Landai, Kubang Putiah, Banuhampu, Agam, Sumatera Barat. 

Assaat kerap dikenal sebagai presiden Indonesia yang terlupa. Ya, fakta sejarah menyebutkan bahwa ia merupakan pemangku jabatan Presiden Republik Indonesia pada masa pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta. 

Mr Assaat mendapat pendidikan di Perguruan Adabiah dan MULO Padang. Ia lantas merantau dan melanjtukan pendidikan ke STOVIA. 

baca juga

Tak cocok menjadi seorang dokter, Assaat melanjutkan ke AMS -- satuan pendidikan setingkat SMA untuk saat ini. 

Ia lalu melanjutkan pendidikannya ke Rechtshoogeschool te Batavia (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta. Menempuh pendidikan di sekolah hukum itu, Assaat aktif di organisasi pergerakan pemuda. 

Assaat giat dalam organisasi pemuda Jong Sumatranen Bond. Karier politiknya makin menanjak dan berhasil menjadi Pengurus Besar Perhimpunan Pemuda Indonesia.

Selanjutnya Assaat tergabung ke Partai Indonesia atau Partindo. Dalam partai ini, Assaat bergabung dengan pemimpin Partindo, seperti Adenan Kapau Gani, Adam Malik serta Amir Sjarifoeddin. 

Assaat lantas melanjutkan pendidikan hukum ke negeri Belanda. Ia pun memperoleh gelar Meester in de Rechten (Mr.) atau Sarjana Hukum dari Universitas Leiden, Belanda. 

Tiga tahun setelah Indonesia merdeka, Assaat sempat diasingkan oleh tentara kolonial Belanda saat agresi militer kedua. 

Pada 22 Desember 1948, Assaat dijadikan tawanan pemerintah Belanda dengan dibawa keluar Ibukota bersama tokoh-tokoh lain seperti Sukarno, Hatta, Sutan Sjahrir, Haji Agus Salim, Mr. Gafar Pringgodigdo, dan Komodor Suryadi Suryadarma. 

Ia pun diasingkan ke pulau Bangka bersama Hatta, Gafar, dan Suryadarma. Singkat cerita, usai perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) 27 Desember 1949, Assaat diamanatkan menjadi Acting (Pelaksana Tugas) Presiden Republik Indonesia di Yogyakarta hingga 15 Agustus 1950. 

Dengan terbentuknya RIS (Republik Indonesia Serikat), jabatannya sebagai Penjabat Presiden RI pada Agustus 1950 selesai, demikian juga jabatannya selaku ketua KNIP dan Badan Pekerjanya. 

Sebab pada bulan Agustus 1950, negara-negara bagian RIS melebur diri dalam Negara Kesatuan RI.

Yang menarik, saat Pemangku Jabatan Presiden RI, Assaat menandatangani statuta pendirian Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blunder! Anies Baswedan Salah Ungkap Fakta Sejarah Soal Soekarno dan NKRI, Sejarawan: Salah Maning Son

Blunder! Anies Baswedan Salah Ungkap Fakta Sejarah Soal Soekarno dan NKRI, Sejarawan: Salah Maning Son

Moots | Selasa, 05 September 2023 | 21:05 WIB

Usai Sah Jadi Cawapres Anies Baswedan, Kenapa KPK Baru Panggil Cak Imin Terkait Kasus di Kemenaker?

Usai Sah Jadi Cawapres Anies Baswedan, Kenapa KPK Baru Panggil Cak Imin Terkait Kasus di Kemenaker?

Moots | Selasa, 05 September 2023 | 20:15 WIB

Jleb! Koalisi Perubahan Itu Kuat karena Tenaga Surya, SBY Merasa Terkhianati padahal Salahnya Pak SBY...

Jleb! Koalisi Perubahan Itu Kuat karena Tenaga Surya, SBY Merasa Terkhianati padahal Salahnya Pak SBY...

Moots | Selasa, 05 September 2023 | 17:37 WIB

Allah Memperlihatkan Pengkhianatan Anies Baswedan, Ahok Buktikan Kebohongan Anies?

Allah Memperlihatkan Pengkhianatan Anies Baswedan, Ahok Buktikan Kebohongan Anies?

Moots | Selasa, 05 September 2023 | 16:34 WIB

Golkar Sumut Siapkan Sanksi Kadernya di DPRD Medan yang Deklarasi Dukung Anies Baswedan, Bakal di PAW?

Golkar Sumut Siapkan Sanksi Kadernya di DPRD Medan yang Deklarasi Dukung Anies Baswedan, Bakal di PAW?

Sumut | Selasa, 05 September 2023 | 16:46 WIB

Terkini

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

×