"Namamu siapa Nak?" tanya seorang guru kepada Gus Dur kecil.
"Abdurrahman," jawab Gus Dur.
"Tempat dan Tanggal Lahir?"
"Jombang.....," sahut Gus Dur lalu terdiam beberapa saat.
"Tanggal 4, bulan 8, tahun 1940," lanjut Gus Dur agak ragu.
Gus Dur hanya hafal dalam hitungan kalender hijriah (Komariah). Namun lupa tanggalan masehi (Syamsiah).
Usut punya usut, yang dimaksud Gus Dur adalah dia lahir bulan Sya'ban, bulan kedelapan dalam kalender hijriah.
Namun sang guru rupanya menganggap Gus Dur lahir bulan Agustus.
Sejak saat itulah, Gus Dur dianggap lahir pada 4 Agustus 1940.
Baca Juga: Disebut Kudeta Gus Dur, Muhaimin Iskandar Bela diri: Itu Masa Lalu
Padahal sebenarnya, Gus Dur lahir pada 4 Sya'ban 1359 Hijriah atau 7 September 1940 masehi.
Gus Dur wafat pada 30 Desember 2009. Jenazahnya dipusarakan di komplek Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, yang kini jadi salah satu destinasi wisata religi di Jatim.