Minta Playstation 3, Pembunuh Massal Ancam Mogok Makan

admin | Suara.com

Sabtu, 15 Februari 2014 | 13:41 WIB
Minta Playstation 3, Pembunuh Massal Ancam Mogok Makan
Ilustrasi (freedigitalphotos.net/ Naypong)

Matamata - Norwegia, Anders Breivik, terpidana kasus pembunuhan massal Norwegia mengancam akan mogok makan jika tidak mendapat video games yang lebih baik. Ia juga mengajukan sejumlah permintaan lain untuk meringankan "siksaan" yang ia rasakan selama mendekam di penjara.

Ada-ada saja ulah Anders Breivik, seorang pembunuh massal yang mendekam di penjara Norwegia ini. Ekstrimis sayap kanan yang menghabisi nyawa 77 orang pada sebuah perkemahan 22 Juli 2011 silam ini mengancam akan mogok makan, jika pihak penjara tidak mengganti konsol game Playstation 2 di dalam selnya dengan Playstasion 3.

Breivik juga meminta agar ia diberikan lebih banyak game untuk orang dewasa.

"Narapidana lain bisa memainkan game untuk orang dewasa, sementara saya hanya boleh memainkan game untuk anak-anak. Salah satu contohnya adalah "Rayman Revolution", permainan yang diperuntukkan bagi anak berusia 3 tahun," keluh Breivik, melalui sebuah surat yang diterima kantor berita AFP, Jumat (14/2)

Tak hanya itu, lelaki yang divonis 21 tahun penjara itu juga mengajukan sejumlah tuntutan lain. Breivik meminta agar punya waktu lebih banyak di luar sel dan diberikan hak untuk berkomunikas lebih bebas dengan dunia luar.

Seperti diketahui, Breivik dimasukkan dalam sel tersendiri, terpisah dari narapidana lainnya, karena alasan keamanan.

Lelaki berusia 35 tahun itu juga meminta agar tunjangan yang ia terima saat ini sebesar 300 kroner atau senilai 650 ribu Rupiah, digandakan. Menurutnya, ia butuh uang lebih untuk biaya surat menyuratnya.

Pembunuh berdarah dingin itu juga mengajukan berbagai tuntutan lain seperti sofa baru untuk selnya, akses ke komputer, dan dihentikannya penggeledahan harian.

Dalam surat tertanggal 29 Januari tersebut, Breivik mengatakan bahwa mogok makan "jadi pilihan terakhir" karena tak kunjung ada perbaikan terhadap kondisinya di dalam penjara.

"Saya baru akan berhenti mogok makan jika Menteri Kehakiman (Anders) Anundsen dan kepala KDI (Departemen Pemasyarakatan Norwegia) berhenti memperlakukan saya lebih buruk daripada binatang," tegas Breivik.

Karl Hillesland, kepala sipir penjara tempat Breivik ditahan, mengaku bahwa hingga saat ini belum ada seorang napi pun yang melakukan mogok makan. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB