Bocah Panti Korban Penganiayaan Alami Trauma Psikis

admin

Rabu, 26 Februari 2014 | 15:55 WIB
Bocah Panti Korban Penganiayaan Alami Trauma Psikis
Anak-anak panti "The Samuel's House" tiba di Polda Metro Jaya, Rabu (26/2) (Foto: Bagus Santosa)

Suara.com - Bocah korban kekerasan dan penganiayaan di Panti Asuhan The Samuel's House mengalami gangguan psikis. Trauma anak-anak ini ditunjukan dengan tingkah mereka selama di save house Kementerian Sosial.

"Mereka masih sangat trauma, bahkan kalau mereka nonton TV, dan melihat ayahnya (Samuel), TV-nya ingin dipukul-pukuli," tutur salah satu pendamping para korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Saroon, Jhonny Mazmur W Manurung, di Polda Metro Jaya, Rabu (26/2/2014).

Jhonny menambahkan, kelakuan para bocah ini juga menunjukan prilaku yang tidak sepantasnya. Aksi pukul antar mereka, menjadi hal biasa bahkan menjadi candaan.

"Bagi mereka, pukul-pukulan menjadi suatu bercandaan, mereka beralasan karena mereka terbiasa dipukuli. Padahal, untuk seusia mereka hal itu tidak pantas. Ini tidak baik untuk jiwa mereka dan sangat berbeda dengan anak-anak yang dididik dengan kasih sayang," ujarnya.

Kendati demikian, Jhonny mengatakan, saat diajak bicara, mereka masih bisa berkomunikasi.

"Juga tidak ada kalimat-kalimat kasar yang keluar dari mereka. Saya belum menemukan itu," tutur Jhonny.

Hari ini, sepuluh orang anak panti asuhan The Samuel's House datang ke Satuan Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya, untuk menjalani pemeriksaan dugaan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan ibu asuh panti asuhan.

Anak-anak yang dihadirikan ini berusia mulai dari 2 hingga 13 tahun. Selama proses penyidikan ini, para bocah ini diamankan di save house milik Kementerian Sosial. 

Kasus ini mencuat setelah beberapa orang dari mereka kabur dan mengadu ke masyarakat. Kemudian, salah satu dari mereka, bersama LBH Mawar Saron, melaporkan kasus ini ke Mabes Polri pada 10 Februari. Namun, oleh Mabes Polri kasus ini dilimpahkan ke Satuan Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya pada 19 Februari.

Dalam laporannya, lebih dari 30 anak dibawah umur mendapatkan pengeaniayaan. Kebanyakan mereka dianaiaya dan tidak dirawat dengan baik serta diterlantarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panti Asuhan "The Samuel's House" Belum Disterilkan

Panti Asuhan "The Samuel's House" Belum Disterilkan

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:27 WIB

Sepuluh Bocah Korban Ibu Asuh Kembali Jalani Pemeriksaan

Sepuluh Bocah Korban Ibu Asuh Kembali Jalani Pemeriksaan

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:10 WIB

Anak-anak Panti Asuhan Samuel Tak Diketahui Asalnya

Anak-anak Panti Asuhan Samuel Tak Diketahui Asalnya

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 09:18 WIB

Polisi Akan Panggil Pemilik Panti "The Samuel's Home"

Polisi Akan Panggil Pemilik Panti "The Samuel's Home"

News | Selasa, 25 Februari 2014 | 20:45 WIB

Terkini

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

Media Iran Terang-terangan Sebut Teheran Tak Punya Pilihan Perlu Bangun Senjata Nuklir

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:38 WIB

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

Gambir Siaga! 1.045 Polisi Kawal Demo Mahasiswa Paniai dan Front Anti Militerisme

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:36 WIB

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

Iran Serukan Negara Tetangga Blokir Pesawat Tempur Asing Demi Kedamaian di Timur Tengah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:21 WIB

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

×