Matamata - Sammy Lorenzo, seorang bocah berusia 8 tahun asal Cincinnati, Amerika Serikat, tewas tertembak di bagian dada oleh saudara lelakinya sendiri. Saudara bocah malang tersebut menyangka senjata api yang ia gunakan adalah senjata mainan.
Menurut keterangan Don Luck dari kepolisian Cincinnati, peristiwa ini berawal saat tiga anak bersaudara berkunjung ke rumah paman mereka di wilayah Price Hill. Di situ, mereka menemukan senjata api. Salah satu dari mereka mengambil dan menembakkannya ke arah dada Sammy Lorenzo.
Sammy pun ambruk dalam satu tembakan. Bocah tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi. Tapi malang, nyawanya tidak terselamatkan.
Hingga kini, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Menurut polisi, masih terlalu dini untuk menentukan tuduhan apa yang akan dikenakan pada pelaku. Namun ia berharap, anak-anak tersebut bebas dari jeratan hukum. (Newser)