4 Kasus Tragis Penyekapan Pekerja di Indonesia

admin

Jum'at, 07 Maret 2014 | 14:49 WIB
4 Kasus Tragis Penyekapan Pekerja di Indonesia
Ilustrasi penjara (Freedigitalphotos/winnond)

Suara.com - Niatnya ingin mencari sesuap nasi malah berakhir dengan petaka.

Baru-baru ini dalam rentang dua bulan saja sudah ada dua kasus penyekapan terhadap pekerja dan buruh domestik alias pembantu rumah tangga (PRT) yang terungkap dan diduga sengaja disekap.

Komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan (KontraS) bahkan mencatat sejak Mei 2013 sampai Februari 2014 terdapat 18 kasus yang dialami pekerja di berbagai kota di Indonesia.

Berbagai tindakan yang dialami para korban diantaranya penyekapan, tidak diberi upah sampai mendapat kekerasan seksual.

Empat kasus diantaranya sempat mendapat sorotan media.

1.Penyekapan PRT di Bogor

17 PRT disekap di sebuah rumah bekas petinggi Polri di Perumahan Bogor Baru, Jawa Barat. Kasusnya terungkap setelah salah seorang PRT yang sudah bekerja selama enam bulan diam-diam berhasil menghubungi keluarganya di kampung dan melaporkan ke polisi.

Belasan PRT itu tak pernah mendapat upah selama bekerja dan kerap mendapat hinaan kata-kata kasar dari majikan perempuan. Sebagian pekerja mengaku ditawari pekerjaan sebagai PRT dari seseorang di terminal bus Pulogadung, Jakarta Timur.

Kini Istri bekas pejabat tinggi di Mabes Polri itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

2. Tragedi pembersih sarang burung

Sekitar 12 perempuan asal NTT disekap serta dipaksa bekerja sebagai pembersih sarang burung walet di sebuah rumah milik Mohar di Jalan Brigjen Zein Hamid, Gang Family, Medan Johor. Salah seorang pekerja diketahui tewas karena diduga dianiaya.

Kepolisian baru berhasil mengevakuasi pekerja dari lokasi penyekapan rumah berlantai empat, Minggu (23/2/2014). Polisi juga sedang masih mendalami kasusnya dan memeriksa pemilik rumah sekaligus majikan rumah walet.

3. Perbudakan di Tangerang

Kasus penyekapan dan perbudakan di Tangerang ini paling ramai diberitakan media dan mendapat sorotan dari berbagai pejabat pemerintahan.

34 buruh pabrik panci disekap dalam ruangan tanpa ventilasi, dianiaya dan tidak diberi upah selama beberapa bulan. Berbagai bentuk penganiayaan yang mampir ke tubuh korban dari disiram air panas sampai dipukuli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Sudutkan Korban KDRT

Jangan Sudutkan Korban KDRT

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2014 | 10:50 WIB

Polisi Usut Dugaan Penyiksaan oleh Istri Jenderal

Polisi Usut Dugaan Penyiksaan oleh Istri Jenderal

News | Jum'at, 21 Februari 2014 | 17:09 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×