Lie Detector Ungkap Kebohongan Brigadir S

Laban Laisila

Senin, 24 Maret 2014 | 16:49 WIB
Lie Detector Ungkap Kebohongan Brigadir S
Prosesi pemakaman AKBP Pamudji di Jakarta, Rabu (19/30. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kebohongan Brigadir S akhirnya terbongkar setelah berhadapan dengan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector yang digunakan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Pelaku yang berkeras mengarang cerita bahwa korban yang merupakan komandannya sendiri itu bunuh diri dengan dua tembakan di kepala, tak mempan lagi menyembunyikan cerita bohongnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/3/2014), mengungkapkan kalau tersangka memang tidak juga mengakui perbuatannya sampai alat lie detector mendeteksi pelaku berbohong.

"Pemeriksaan pertama difokuskan pada pertanyaan apakah dirinya telah melakukan penembakan, dan dijawab tidak. Tetapi pada lie detector tidak sama dengan pernyataan tersangka dan kami menyatakan tersangka berbohong," ujar Heru.

Heru yang ditemui di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali mengatakan bahwa tersangka baru mengakui perbuatannya ketika menjalani pemeriksaan kedua.

"Tersangka mengakui perbuatannya ketika menjalani pemeriksaan yang kedua, kami istirahatkan tersangka dahulu karena sebelumnya mentalnya masih down dan kecapekan setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan pertama," tambahnya.

Kepala Detasemen Markas (Kadenma) Polda Metro Jaya AKBP Pamudji sempat dikabarkan meninggal dunia karena bunuh diri. Hal itu merujuk kesaksian Brigadir S, sampai akhirnya bukti laboratorium dan autopsi juga mengungkap hal yang sebaliknya.

Pamudji tewas dengan dua tembakan di kepala. Diduga pada tembakan pertama masih meleset karena korban masih bisa sempat berteriak dan terdengar oleh saksi lainnya pada Selasa (18/3/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesal, Itu Motif Brigadir S Tembak AKBP Pamudji

Kesal, Itu Motif Brigadir S Tembak AKBP Pamudji

News | Senin, 24 Maret 2014 | 16:33 WIB

Mabes Polri Dilibatkan untuk Ungkap Siapa Penembak AKBP Pamudji

Mabes Polri Dilibatkan untuk Ungkap Siapa Penembak AKBP Pamudji

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 18:10 WIB

Penembakan AKBP Pamudji, Brigadir Susanto Dites dengan "Lie Detector"

Penembakan AKBP Pamudji, Brigadir Susanto Dites dengan "Lie Detector"

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 17:13 WIB

Brigadir Susanto Jalani Tes Psikologi Terkait Penembakan AKBP Pamudji

Brigadir Susanto Jalani Tes Psikologi Terkait Penembakan AKBP Pamudji

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 17:00 WIB

Terkini

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

×