Kalau Kotak Hitam MH370 Tidak Ditemukan, Tinggal Satu Cara Mendeteksinya

Laban Laisila | Suara.com

Senin, 31 Maret 2014 | 17:54 WIB
Kalau Kotak Hitam MH370 Tidak Ditemukan, Tinggal Satu Cara Mendeteksinya
Sensor pinger locator di pangkalan AL HMAS Stirling, Perth, Australia, Minggu (30/3). [Reuters/Jason Reed]

Suara.com - Bill Schofield, seorang peneliti yang bekerja buat penemu kotak hitam David Warren, mengungkapkan keraguannya kalau kotak hitam MH370 yang disebut “berakhir” di Samudera Hindia bisa ditemukan.

“Saya kira kemungkinan mereka (tim pencari) menemukan kotak hitam di perairan dalam saat mereka tidak mengetahui dimana jatuhnya di radius 1000 kilometer, sangat nihil,” ungkap Bill seperti dikutip dari Xinhua.

Pencarian yang melibatkan enam negara dan puluhan kapal serta alat pendeteksi canggih ini sudah memasuki hari ke 24 hari ini, Senin (31/3/2014).

Upaya pencarian kotak hitam tinggal tersisa enam sampai tujuh hari, sampai daya baterei kotak hitam haabis memancarkan sinyal pada hari ke 30 sejak dinyatakan hilang pada 8 Maret 2014.

Schofield menyampaikan, industri penerbangan perlu mencari alternative lain untuk mengumpulkan data penerbangan lewat transmisi setelit untuk mencari tau kemungkinan ada yang tidak beres dengan MH370.

“Bisa mentransmisi ke satelit, tapi apakah anda bisa membayangkan berapa banyak pesawat yang terbang dalam waktu bersamaan di dunia dan semuanya memenuhi satelit? Waktu satelit juga sangat berharga. Itu bisa berarti bisa sangat banyak satelit,” terangnya.

Dia menambahkan metode lainnya yang bisa memperpanjang fungsi baterai kotak hitam adalah memastikan suar atau pemancarnya tetap aktif sehingga bisa dideteksi.(Xinhua/Malaysiakini)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tolak Minta Maaf, PM Malaysia Tak Pernah Sebut MH370 Jatuh

Tolak Minta Maaf, PM Malaysia Tak Pernah Sebut MH370 Jatuh

News | Senin, 31 Maret 2014 | 17:51 WIB

Ilmuwan: MH370 Tak Akan Bisa Ditemukan

Ilmuwan: MH370 Tak Akan Bisa Ditemukan

News | Senin, 31 Maret 2014 | 16:46 WIB

Media Cina Minta Warganya Rasional Tanggapi Tragedi MH370

Media Cina Minta Warganya Rasional Tanggapi Tragedi MH370

News | Senin, 31 Maret 2014 | 15:44 WIB

Xanana Gusmao Puji Kemampuan Malaysia Tangani Tragedi MH370

Xanana Gusmao Puji Kemampuan Malaysia Tangani Tragedi MH370

News | Senin, 31 Maret 2014 | 14:47 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB